Berita

Arsul Sani/RMOL

Politik

Ini Penyebab Munas Alim Ulama Tak Sodorkan Romi Cawapres Jokowi

SENIN, 16 APRIL 2018 | 21:01 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Dorongan agar PPP mengusulkan Romahurmuziy sebagai pendamping Jokowi di Pilpres 2019 sempat mengemukan di arena Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama PPP di Semarang akhir pekan lalu. Meski demikian, usulan ini tidak menjadi rekomendasi Munas karena hanya diusulkan sebagian kecil ulama.

"Begini, jadi dalam munas kemarin memang ada sebagian kelompok kiai yang ingin PPP secara tegas merekomendasikan Ketum PPP jadi cawapres Jokowi. Tapi mayoritas yang lain melihat sebuah realitas politik yang ada," ujar Sekjen PPP Arsul Sani di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/4).

Realitas politik yang dimaksud adalah, daya saing Romi dibandingkan nama-nama lain yang juga diusung oleh partai anggota koalisi sebagai cawapres Jokowi. Selain juga mempertimbangkan munculnya masalah lain yang akan muncul jika Romi jadi cawapres Jokowi.


"Pertama, bahwa yang akan mencapreskan pak Jokowi itu kan tidak hanya PPP dan PDIP, tapi ada lima partai lain di DPR dan juga dua partai lain non parlemen. Kedua, para alim ulama melihat juga misalnya pada kasus PKB yang begitu mencawapreskan atau dicawapreskan oleh kalangan internalnya malah menimbulkan sesuatu yang kontraproduktif, menimbulkan sesuatu yang berkepanjangan," ujar Arsul Sani.

Meski begitu Arsul meyakinkan PPP akan tepat menyodorkan cawapres Jokowi setelah Pilkada serentak 2018 selesai digelar.

"Mayoritas akhirnya sepakat bahwa ini memang belum saatnya, nanti saja setelah Pilkada selesai, setelah 27 Juni, tentu kemudian forum yang disepakati itu akan ada mukernas dan rapimnas yang melibatkan alim ulama juga," tukas Arsul.[dem]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya