Berita

Foto/Net

Olahraga

Amarah VR46 Belum Reda, Legenda Schwantz Ngebelain

MotoGP
SENIN, 16 APRIL 2018 | 09:18 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pebalap senior yang bekerja sama dengan pabrikan Movistar Yamaha, Valentino Rossi masih mengungkapkan kekesalan terh­adap Marc Marquez satu pekan setelah insiden kontroversial yang hampir membahayakan dirinya di MotoGP Argentina.

Kekesalan pebalap asal Italia diungkapkan pada akun me­dia sosial Instagram. Pebalap asal Italia itu mengunggah foto sedang beraksi pada balapan MotoGP Argentina dengan menulis kata-kata yang meny­indir Marquez.

"Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Minggu. Balapan yang sulit dihancurkan oleh pebalap yang berbahaya," tu­lis Rossi melalui Instagram dan Twitter resminya, Minggu (15/4).


Insiden di MotoGP Argentina menghidupkan kembali perseteruan antara Rossi dengan Marquez. Sebelumnya, kedua pebalap itu sempat berseteru di MotoGP 2015 ketika Rossi menuduh Marquez membantu Jorge Lorenzo pada perebutan gelar juara dunia.

Hubungan yang sedang panas antara Rossi dengan Marquez membuat Dorna mengambil keputusan, Dorna selaku pen­gelola MotoGP, memutuskan untuk menghapus nama kedua pebalap dari daftar pebalap yang hadir dalam konferensi pers je­lang MotoGP Amerika Serikat, Kamis (19/4).

Dikutip dari Marca, seba­gai pengganti kedua pebala tersebut, pihak Dorna memilih pebalap Maverick Vinales dan Jack Miller. Empat pebalap lainnya yang hadir adalah Cal Crutchlow, Johann Zarco, Alex Rins, dan Andrea Dovizioso. Balapan MotoGP Amerika se­lanjutnya di Sirkuit Americas, Austin. Balapan ini akan ber­langsung pada Senin (23/4) dini hari WIB.

Legenda balap motor dunia, Kevin Schwantz, pun ikut mem­berikan komentar. Menurutnya Marquez memang dalam posisi bersalah.

Itu karena banyak kesalahan yang dilakukan pembalap Repsol Honda itu sejak awal balapan hingga jelang menyentuh garis finis.

"Ia telah dihukum atas apa yang ia lakukan. Tapi, saya pikir seharusnya ia masih dalam masa percobaan hingga akhir musim. Ia harus diberitahu, jika melakukan kontak dengan car­anya sendiri, ia akan mendapat hukuman," ujar Schwantz, juara dunia kelas 500cc 1993, dilansir Tuttomotoriweb. ***

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

UPDATE

Komisi IX Dukung Pakai Label Harga pada Menu MBG

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:05

Transjakarta, LRT Jakarta, dan MRT Jakarta Gratis Saat Lebaran 2026

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:45

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Kota Bekasi Dibuka 3 Maret

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:29

Kenali Aturan Baru Umrah Ramadan dari Arab Saudi

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:19

Merger Raksasa Pakan Ternak, Momentum Kebangkitan Peternak Lokal

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:08

Aktivasi Akun Coretax Nyaris Tembus 15 Juta, Lapor SPT Tahunan 4,95 Juta

Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:57

Lebaran 2026: Ini Stasiun, Bandara, Terminal, dan Pelabuhan Terpadat Saat Arus Mudik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:25

Gelar Pasar Murah Ramadan Tangerang Raya, Legislator PAN: Arahan Ketum

Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:04

Trem di Italia Anjlok Hantam Bangunan, Dua Tewas Puluhan Terluka

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:31

Selengkapnya