Berita

Pilgub Jabar/Net

Nusantara

Pilgub Jabar Mengerucut Ke Dua DM Dan Rindu

SENIN, 16 APRIL 2018 | 03:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gelaran Pilkada Jawa Barat 2018 telah mengerucut ke dua pasangan, yaitu pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Dua DM) dan padangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu).

Berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) tentang preferensi pemilih dalam Pilkada Jawa Barat, Dua DM memiliki elektabilitas sebesar 43,2 persen dan pasangan Rindu 39,3 persen.

Elektabilitas kedua pasangan itu jauh di atas dua pasangan lain, yakni pasangan Sudrajat�"Syaikhu (Asyik) yang hanya memiliki elektabilitas 4,2 persen dan pasanganTubagus Hasanudin-Anton Charliyan (Hasanah) dengan 4,1 persen.
 

 
"Dengan waktu yang tersisa kurang lebih dua bulan, peluang lebih terbuka untuk dua pasangan, Dua DM dan Rindu. Rasanya sulit bagi dua pasangan lainnya, Asyik dan Hasanah untuk memenangkan pertarungan ini," ujar Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Toto Izul Fatah dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (15/4).

Sekalipun ada tsunami politik yang menyerang pasangan Duo DM maupun Rindu, pasangan Asyik dan Hasanah tidak serta merta terdongkrak. Sebab, jika terkena kejadian luar biasa pada Dua DM atau Rindu, limpahan suara tidak akan bermigrasi ke Asyik dan Hasanah.

"Karena dalam simulasi pilihan calon alternatif, pemilih pasangan Rindu sekitar 61,1 persen mengaku akan beralih ke Dua DM. Begitu juga sebaliknya, pilihan alternatif pemilih Dua DM, sekitar 46,7 persen mengaku akan memilih Rindu. Sekali lagi, itu jika terjadi tsunami politik," sambung Toto.

Survei ini dilakukan pada 21 hingga 29 Maret 2018 dengan menggunakan metode standard multi stage random sampling, dimana seluruh pemilih Jawa Barat dipilih secara random. Jumlah responden 440, dengan margin of error sebesar 4,8 persen. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya