Berita

Anies Baswedan/Net

Nusantara

Anies: Banyak Warga Meninggal Akibat Penggusuran Kampung Akuarium

SABTU, 14 APRIL 2018 | 18:05 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menilai imbas penggusuran Pemprov DKI Jakarta pada dua tahun lalu mengakibatkan puluhan warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara meninggal dunia.

Menurutnya dalam dua tahun ini ada 24 warga meninggal di tempat tanpa ada perlindungan yang baik.

Anies menjelaskan penyebab meninggalnya warga kampung Akuarium lantaran bertahan di lokasi penggusuran.


"Mereka tidak bisa berteduh dari sengatan matahari dan derasnya hujan setelah rumah mereka dirobohkan menjadi puing-puing. Kalau panas ke panasan, kalau hujan ke hujanan," ujarnya dalam sambutan acara peringatan penggusuran di Kampung Akuarium, Sabtu (14/4).

Anies menyatakan musibah adanya warga meninggal diketahui dari penduduk setempat yang menceritakan nasib mereka. Ada juga seorang ibu yang menceritakan musibah yang menimpa keluarganya akibat penggusuran.

Ibu tersebut mengaku telah ditinggalkan oleh anak dan suami, sementara seorang anaknya yang lain harus putus sekolah untuk menjaga sang ibu.

"Waktu itu saya kunjungi anaknya masih ada tidak lama kemudian wafat, usianya 23 tahun. Ibu itu kehilangan anak dan suami," ujar Anies.

"Kalau ditanyakan penderitaan maka cobaan yang dihadapi itu komplit. Ibu mana yang pernah membayangkan melahirkan anaknya lalu menguburkan anaknya? Ga ada. dan ibu ini mengalami dia melahirkan dan dia menguburkan (anaknya)," imbuhnya.

Dua tahun yang lalu, tepatnya pada 11 April 2016 lalu, semasa menjabat sebagai Gubernur, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memerintahkan jajarannya untuk menggusur kampung yang dihuni oleh para nelayan itu.

Ahok ingin menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu akses dan tempat wisata religi di Luar Batang dan Pasar Ikan. Seluruh kawasan masuk dalam proyek revitalisasi kawasan Kota Tua Batavia dan Pelabuhan Sunda Kelapa. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya