Berita

Foto: Istimewa

Politik

Hasanah Optimis Raih 35 Persen Suara Di Cianjur

SABTU, 14 APRIL 2018 | 10:28 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Dengan kerja keras dan merangkul seluruh elemen masyarakat Jawa Barat, terutama menguatkan dukungan di grassroots, calon gubernur Jawa Barat nomor urut 2, Kang Hasan, optimis akan memenangkan kontestasi pilkada Jawa Barat 2018.

Kang Hasan juga menargetkan perolehan suara sebanyak 35 persen untuk Hasanah, dari total pemilih di Kabupaten Cianjur. Hal ini disampaikan Kang Hasan usai menghadiri Konsolidasi Kemenangan Hasanah di Kabupaten Cianjur.

Dalam kesempatan ini, Kang Hasan juga menawarkan 7 program unggulan untuk menjawab persoalan yang dihadapi rakyat Jawa Barat saat ini. Diantaranya Bogagawe, Jabar Seubeuh, Jabar Cageur, Imah Rempeg, Sakolagratis, Turkamling dan Budaya serta Molototcom.


"Dengan latar belakang kami, Saya dan Kang Anton terbiasa membuat program yang terukur dan tdak mengawang awang. Insyallah komitmen untuk merealisasikan program tersebut," jelasnya beberapa saat lalu (Sabtu, 14/4).

Selain tentang program Kang Hasan juga menyinggung tentang pembangunan di Jawa Barat yang masih memiliki ketimpangan, Salah satunya Kabupaten Cianjur bagian utara dan Cianjur bagian selatan. Untuk itu Kang Hasan akan mengkaji lebih dalam dan objektif terkait usulan pemekaran beberapa daerah di Jawa Barat

"Manfaat yang akan didapat oleh masyarakat seperti apa?lebih buruk atau lebih baik," ungkapnya.

Menurutnya, jika pemekaran tersebut mampu meratakan pembangunan dan mempermudah akses di segala bidang bagi masyarakat Cianjur, dirinya mendukung adanya pemekaran tersebut.

"Misalnya di Cianjur Selatan, Garut Selatan dan Tasik Selatan. Dilihat dari gegrafi Jawa Barat terlalu berat ke utara, saya sepakat diwilayah Cianjur ada pemekaran, tapi harus melalui survey, kalau survey mengatakan itu bermanfaat, why not, maju mekarkan," demikian Kang Hasan. [mel]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya