Berita

Nusantara

Bupati Anas: Terus Berbenah, Jangan Terlena Seperti Barcelona

JUMAT, 13 APRIL 2018 | 18:15 WIB | LAPORAN:

. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meminta semua jajarannya terus berbenah dalam melayani publik. Meski saat ini mencatat sejumlah perkembangan menggembirakan, tapi tidak lantas membuat aparatur sipil negara (ASN) di Banyuwangi terlena. Malah semua jajaran diminta untuk terus berinovasi mengingat tantangan yang dihadapi ke depan juga semakin besar.

Anas mengibaratkan semangat terus berbenah itu dengan apa yang menimpa klub sepak bola asal Spanyol, Barcelona, Rabu lalu (11/4). Dalam babak perempat final Liga Champions Eropa, Barcelona yang sudah unggul telak 4-1 di laga perdana harus tersingkir karena secara mengejutkan dilibas klub Italia, AS Roma, dengan skor 3-0 di laga kedua. Kekalahan itu membuat Barcelona tersingkir dari turnamen klub paling bergengsi di Eropa tersebut.

"Meski saat ini kita dibilang sukses di beberapa bidang, pelayanan pemerintahan maupun kinerja ekonomi lokal, tapi kita tak boleh terlena. Karena, kalau terlena bisa saja kita akan kalah seperti Barcelona," ungkap Anas di sela-sela kunjungan kerja ke Puskesmas Sumberberas dan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jumat (13/4).


Saat ini, sambung Anas, Banyuwangi bersama berbagai daerah lainnya terus berkolaborasi. Hampir tiap hari ada kunjungan dari daerah lain untuk bersinergi dengan Banyuwangi. Tiap bulan, ratusan delegasi dari berbagai kabupaten/kota maupun lembaga ke Banyuwangi untuk melihat perkembangan daerah tersebut.

"Kita senang banyak tamu datang dari berbagai daerah di Indonesia ke Banyuwangi. Tapi kita juga harus saling belajar. Maka saya lebih sreg bilang kolaborasi, bukan studi banding. Kita serap yang baik dari daerah lain, dan daerah lain silakan serap yang baik dari Banyuwangi. Ini yang namanya terus berbenah, tidak terlena. Karena sekali lagi, kalau terlena, bisa seperti Barcelona yang kalah menyakitkan," papar Anas.

Anas juga mencontohkan bagaimana saat ini banyak perusahaan yang gulung tikar lantaran tak mampu beradaptasi dengan era disrupsi ekonomi.

"Saat ini saatnya kerja efektif. Intinya itu kolaborasi. Lihat saja Go-Jek yang saat ini value-nya bisa mengalahkan Garuda Indonesia. Padahal kita tahu kekuatan Garuda mereka memiliki banyak pesawat, tapi kalah dengan Go-jek yang tidak memiliki satu pun sepeda motor," ujarnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya