Berita

Foto/Net

Nusantara

Uji Coba Ganjil Genap Tol Jakarta-Tangerang Dimulai 16 April 2018

KAMIS, 12 APRIL 2018 | 09:14 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Untuk pengguna ruas Tol Jakarta-Tangerang, kudu mem­perhatikan informasi ini. Badan Pengelola Transportasi Jabo­detabek (BPTJ) menyampaikan, akan melakukan uji coba sistem ganjil genap di ruas tol Jakarta-Tangerang pada awal pekan depan.

"Penerapan uji coba paket kebijakan di Tol Jakarta-Tangerang ini tetap akan di­lakukan mulai 16 April 2018 dan diharapkan pada awal Mei 2018 kebijakan sudah terimplementasi secara penuh," kata Kepala BPTJ Bambang Prihartono dalam keterangan tertulisnya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Dia menjelaskan, pihaknya telah menyelesaikan kajian dan analisis penanganan kemacetan Tol Jakarta-Tangerang. Dari hasil kajian, pihaknya akan menerapkan tiga paket kebi­jakan. Yaitu, penerapan skema ganjil genap untuk kendaraan pribadi, pembatasan kendaraan berat angkutan barang (golongan III, IV, dan V), dan pember­lakuan Lajur Khusus Angkutan Umum (LKAU).


Menurutnya, paket kebi­jakan yang diterapkan di Tol Jakarta-Tangerang mirip dengan yang telah diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek pada ruas Bekasi-Jakarta.

Untuk ruas tol Jakarta-Tangerang, dipaparkan Bam­bang, penerapan skema ganjil genap untuk kendaraan pribadi akan diberlakukan pada pintu Tol Kunciran 2 dan Tangerang 2 arah Jakarta. Sedangkan pembatasan kendaraan berat angkutan barang (golongan III, IV, dan V) akan diberlakukan di ruas Cikupa-Tomang.

Sementara itu, pemberlakuan Lajur Khusus Angkutan Umum (LKAU) akan mulai berlaku di ruas Tangerang-Kebon Jeruk. Tiga kebijakan tersebut akan diberlakukan setiap Senin sam­pai Jumat pukul 06.00 WIB- 09.00 WIB, kecuali pada hari libur nasional.

Bambang menuturkan, penerapan ketiga paket kebi­jakan tersebut di ruas Jakarta- Tangerang karena ada kemiri­pan karakteristik kondisi Tol Jakarta-Tangerang dengan Tol Jakarta-Cikampek. Antara lain, banyaknya lalu lintas kendaraan berat angkutan barang golongan III, IV, dan V.

Untuk antisipasi penera­pan kebijakan ini, Bambang mengaku juga bekerja sama dengan para operator angkutan bus untuk menambah armada angkutan umum bus premium (Jakarta Residence Connection).

Dia menyebutkan, titik lokasi angkutan umum bus premium, di antaranya Perumahan Citra Raya, Alam Sutera, Villa Melati, BSD City dan Perumahan Banjar Raya.

Bambang menambahkan, skema tersebut tidak akan ber­laku untuk kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia, mobil pimpinan dan pejabat negara asing, serta Lembaga Internasional (korps diplomatik), mobil angkutan umum (plat kuning), mobil dinas pemerintah, ambulan dan mobil pemadam kebakaran.

Sebelumnya, Menteri Per­hubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memprediksi pember­lakuan aturan ganjil genap di ruas tol Jakarta-Tangerang akan berdampak signifikan. Menurut­nya, penerapan ganjil genap di Bekasi mengutangi kemacetan hingga 36 persen. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya