Berita

Demokrasi Indonesia Memerlukan Biaya Tinggi

RABU, 11 APRIL 2018 | 20:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar menerima ucapan selamat dari Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Guerend karena telah dilantik menjadi Wakil Ketua MPR RI.

Ucapan selamat itu disampaikan saat keduanya bertemu di rumah dinas Wakil Ketua MPR, Komplek Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (11/4).

Kepada Muhaimin, Vincent mengatakan, Indonesia adalah negara yang besar, karena memiliki rakyat dan wilayah yang besar. Dengan kondisi tersebut, Indonesia  memiliki potensi yang sangat bagus di bidang  ekonomi. Sayang potensi tersebut belum dimanfaatkan  dengan baik. Buktinya nilai investasi dan perdagangan Uni Eropa ke Indonesia belum terlalu membanggakan.


"Banyak aturan yang tidak tepat sehingga investor enggan menanamkan investasinya di Indonesia. Misalnya aturan yang tumpang tindih dan  Tidak efisien," kata Vincent menambahkan.

Selain itu ada juga persoalan infrastruktur  yang harus segera dibenahi, agar investor makin berminat menanamkan investasinya di Indonesia.

Pada kesempatan itu, Vincent memuji demokrasi Indonesia yang sudah mengalami kemajuan pesat bahkan melebihi negara-negara lain di Asean. Meskipun sebagian besar masyarakat Indonesia beragama Islam.

Menanggapi masukan tamunya, Muhaimin mengatakan, demokrasi langsung yang ada di  Indonesia adalah sistem demokrasi yang membutuhkan biaya tinggi. Karena itu, saat ini banyak pihak yang tengah mengkaji ulang sistem demokrasi di Indonesia.

"Dengan sistem demokrasi seperti sekarang program kerja pemerintah ditentukan visi misi presiden terpilihlah saat kampanye. Sehingga dikhawatirkan tidak ada kesinambungan antara satu presiden dengan presiden selanjutnya," kata Muhaimin lagi.

Karena itu, saat ini MPR tengah mengkaji kemungkinan untuk melahirkan kembali haluan pembangunan  negara, seperti GHBN pada era pemerintahan orde lama.[dem]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Ketika Republik Menjadi Rimba

Minggu, 19 Juli 2026 | 02:15

Penerapan Controlled Landfill di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Minggu, 19 Juli 2026 | 02:04

Spanduk dan Baliho PSI Lebih Banyak dari Jumlah Kadernya

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:39

Warga Pulau Panggang Kekurangan Pasokan BBM

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:17

MPLS Ramah Lebih Aman dan Memuliakan Siswa

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:06

Jalan Buntu Reformasi

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:03

Homer Setelah Tiga Ribu Tahun

Minggu, 19 Juli 2026 | 00:43

Ancaman PHK di Depan Mata, Segera Percepat Penempatan Pekerja Migran ke Luar Negeri

Minggu, 19 Juli 2026 | 00:12

Monumen Cinta Bernama Nurul Izzah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:41

Pengusaha Didorong Berkontribusi Tingkatkan SDGs Kalbar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:15

Selengkapnya