Berita

Mahyudin/Net

Koruptor Itu Otaknya Pintar Tapi Sayang Tidak Punya Integritas

RABU, 11 APRIL 2018 | 01:02 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Fenomena makin banyaknya pejabat publik terutama kepala daerah terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK karena kasus korupsi semakin membuat khawatir seluruh elemen masyarakat Indonesia.

Padahal semua tersangka korupsi tersebut bukan orang sembarangan, mereka berpendidikan tinggi.

Wakil Ketua MPR RI Mahyudin mengungkapkan bahwa kebanyakan para pelaku korupsi memiliki pendidikan yang tinggi. Tentu bukan pendidikannya yang salah tapi para pelaku korupsi tersebut miskin integritas.


"Para pelaku korupsi itu oke-oke, otak pintar hanya integritas yang mereka tidak punya.  Maka dari itulah saya sangat berharap agar soal integritas diajarkan dan ditanamkan sejak usia dini seperti di TK atau Paud," kata Mahyudin.

Demikian disampaikan politisi senior Partai Golkar itu di tengah-tengah memberikan materi Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada sekitar seribu peserta berbagai elemen masyarakat, di Gedung Ainia Rasyifa, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Selasa (10/4). Hadir dalam Sosialisasi tersebut Ketua DPRD Kutai Timur Mahyunadi serta tokoh masyarakat setempat.

Lebih jauh Mahyudin menekankan bahwa lembaga-lembaga pendidikan usia dini seperti TK dan Paud harus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya terutama pendidikan integritas.

Penekanan pendidikan TK dan Paud yang menitikberatkan agar siswa bisa atau mahir membaca dan menulis lebih baik pendidikan ditekankan kepada pengenalan dan pemahaman integritas. Pelajaran membaca dan menulis biar di sekolah dasar saja.

"Integritas yang baik kepada anak, akan memunculkan generasi Indonesia yang berkualitas, berkarakter, bermoral baik serta memiliki nasionalisme tinggi jika ditambah dengan kepintaran ilmu pengetahuan lainnya, diharapkan alan muncul pemimpin-pemimpin yang baik dan tidak akan melakukan korupsi," ujarnya.

Mahyudin menekankan agar hal tersebut diperhatikan dengan serius sebab saat ini perilaku korupsi sudah sangat luarbiasa kuantitasnya, tidak malu-malu dan sangat meluas. [rus]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya