Berita

Foto/Net

Nusantara

Dewan Minta Anies Terapkan Teknologi Antisipasi Dampak Lingkungan

SELASA, 10 APRIL 2018 | 14:42 WIB | LAPORAN:

Ancaman tumpahan minyak pipa PT Pertamina di teluk Balikpapan mengarah ke teluk Jakarta harus diantisipasi Pemprov DKI Jakarta.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuke Yurike menilai seharusnya, Pemprov DKI Jakarta sudah mempunyai terobosan baru untuk mengantisipasi hal-hal semacam itu.

Menurutnya bukan hanya tumpahan minyak yang bisa terbawa arus menuju teluk Jakarta, sampah dan limbah dari luar Jakarta juga bisa mengalir.


"Terobosan yang baru apakah itu melalui teknologi atau gimana," ujarnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (10/4).

Yuke menambahkan jika trobosan dilakukan dengan teknologi, Pemprov juga harus memastikan teknologi tersebut dapat meminimalisir dampak kerusakan lingkungan dan ekosistem laut di parairan kepulauan seribu maupun teluk Jakarta.
Sebab jika ancaman tersebut benar terjadi maka banyak pihak yang bergantung dari perairan Jakarta bakal terkena dampaknya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan dari hasil laporan tersebut, kepulauan Seribu diprediksi menjadi daerah pertama yang terdampak tumpahan minyak dari bocornya pipa milik yang menghubungkan Terminal Crude Lawe-lawe dengan Kilang Balikpapan milik PT Pertamina.

Sandi sendiri masih menunggu laporan lanjutan terkait dampak yang terjadi di Kepulauan seribu khususnya Pulau Pari.

Saat disinggung mengenai apakah Pemprov DKI perlu meminta pertanggungjawaban Pertamina jika tumpahan minyak tersebut merusak perairan Jakarta, Yuke menilai hal tersebut bisa dilakukan setelah ada hasil dari pihak kepolisian maupun pemerintah pusat.

"Kalau secara hukum terbukti memang ada keteledoran dari pihak yang terkait, misalkan Pertamina ya bisa kita tuntut melalui jalur hukum," pungkasnya. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya