Berita

APG/Net

Nusantara

KAHMI Berharap HMI NTT Punya Sensitivitas Sosial Keumatan

MINGGU, 08 APRIL 2018 | 05:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah memiliki harapan agar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terus berkontribusi nyata dalam membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Begitu kata Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Nusa Tenggara Timur (NTT) Anwar Pua Geno saat membuka Intermediate Training II Tingkat Nasional HMI Cabang Ende bertajuk 'Menifestasi Kualitas Insan Cita dalam Mengawal Cita-cita Kemerdekaan', di Aula Ine Pare Ende, Sabtu (7/4).

Presiden Joko Widodo, kata dia, dalam Musyawarah Nasional (Munas) di Medan, November 2017 lalu, memina kepada HMI untuk tetap pada indentitas sebagai aktivis.


Sementara Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap agar kader dan alumni HMI tidak melupakan jati diri dalam mewujudkan insan akademis pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur

"Itu disampaikan awal Maret 2018 lalu saat KAHMI seluruh Indonesia diundang Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Istana Wakil Presiden di Jakarta," jelas Ketua DPRD NTT itu.

Senada dengan harapan pemerintah, APG begitu ia disapa, ingin agar kader HMI NTT untuk terus berdiri sebagai arus utama perubahan di tengah pasang surutnya bangsa ini.

"Mungkin zaman kita sudah berbeda, namun hakekatnya sama saja bahwa sebagai seorang aktivis, kita harus tetap memiliki sensitivitas, kepekaan dan kepedulian sosial keumatan, kemasyarakatan, daerah dan bangsa ini, sebagaimana jati diri seorang aktivis," tutuk ketua HMI Cabang Kupang periode 1991-1992 itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya