Berita

Nusantara

Insentif Ustaz BKPRMI Naik 2 Kali Lipat

MINGGU, 08 APRIL 2018 | 04:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Para ustaz dan ustazah di bawah naungan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel) bisa berbangga hati. Pasalnya, insentif mereka akan naik dua kali lipat.

"Mulai tahun ini insentif naik menjadi Rp750.000 per orang," ujar DPD BKPRMI OKU, Rahmat Subeki seperti diberitakan RMOL Sumsel, Sabtu (7/4).

Dia mengatakan insentif itu dikucurkan pemerintah pusat dua tahun sekali. Proses pencairan insentif ini masih sama, hanya nilai insentif yang berubah. Pada tahun sebelumnya besaran insentif yang diterima ustaz-ustadzah sebesar Rp 350.000 per orang.


Pencairan insentif ini akan menggunakan sistem nontunai.

"Jadi silakan buka rekening di Bank Sumsel Babel," jelasnya.

Sedangkan bagi ustaz-ustazah yang sudah mempunyai rekening Bank Sumsel Babel, tidak perlu membuat rekening baru. Namun, sambung Rahmat, nama pemilik rekening dengan identitas di KTP harus sama karena data ini menyangkut SPJ.

Ia pun mengungkapkan bahwa pencairan insentif tersebut diupayakan pada Juli mendatang.

"Supaya bermanfaat, karena di bulan itu bertepatan dengan tahun ajaran baru," imbuhnya

SekAdar informasi, insentif tersebut dikucurkan untuk 1335 ustaz-ustazah. Usulan penerima ini telah disampaikan pada 2017 kemarin.

Sedangkan untuk usulan baru kemungkinan bisa menerima insentif dua tahun mendatang. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya