Berita

Politik

Bunga Duka dari SBY Belum Tiba di Rumah Rachma

SELASA, 03 APRIL 2018 | 14:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Karangan bunga tanda duka cita atas kepergiaan Ketua Umum Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS), Benny Soemarno, terus berdatangan ke kediamannya di Jalan Raya Jatipadang, Jakarta Selatan.

Karangan bunga dari Presiden Joko Widodo di tempatkan di sisi kiri bagian dalam halaman rumah, sementara karangan bunga dari Wakil Presiden Jusuf Kalla diletakkan di sebelah kanan. Di antara keduanya terdapat karangan bunga dari Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga mantan presiden Megawati Soekarnoputri.

Karangan bunga dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ditempatkan sederatan dengan bunga dari Wapres JK. Adapun bunga dari Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan diletakkan di sebelah kiri bunga dari Presiden Jokowi.


Karangan bunga dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto diletakkan di sisi kanan gerbang utama menuju bagian dalam halaman rumah, dan menjadi karangan yang paling  tampak terlihat oleh anggota masyarakat yang melintas di depan kediaman.

Sejauh ini, belum terlihat karangan bunga dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY).  Hal itu sempat menjadi pertanyaan anggota masyarakat yang berkunjung ke rumah duka.

Ada tiga mantan presiden Indonesia yang masih aktif dan berkegiatan di Indonesia, tetapi mengapa hanya SBY yang belum mengirimkan bunga?

Bukankah SBY mengenal pribadi keluarga Benny Soemarno karena istri Benny, Rachmawati Soekarnoputri, pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden?
 
Salah seorang kolega Rachma di kediaman mengatakan bahwa pihak Cikeas juga belum menghubunginya lewat telepon.

"Mungkin sedang sibuk, Mas," katanya.

Benny meninggal dunia kemarin (Senin, 2/4) dalam usia 69 tahun. Benny sudah sejak beberapa tahun ini mengalami gangguan kesehatan dan telah beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit.

Kemarin, jenazah Benny Soemarno disemayamkan, dimandikan, dan disalatkan di Auditorium Ir. Sukarno, Kampus UBK di Jalan Kimia, Jakarta Pusat, serta dimakamkan di TPU Karet Bivak.  

Jenazah dilepas ke pemakaman dan dimakamkan dengan upacara dinas kepolisian. Semasa hidupnya Benny Soemarno pernah bertugas di lingkungan korps berbaju cokelat. Pangkat terakhirnya adalah AKBP (Purn). 

Keluarga menyelenggarakan pembacaan doa dan tahlil selama tujuh hari, sejak Selasa malam hingga malam ketujuh. [rus]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya