Berita

Permen/Net

Nusantara

Balita Positif Narkoba Setelah Makan Permen, Polisi Masih Tunggu Hasil Lab BPOM

SELASA, 03 APRIL 2018 | 13:35 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polda Riau masih menunggu hasil uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Riau untuk memastikan apakah ada kandungan narkoba dalam permen Yupi yang dikonsumsi oleh bocah berumur 3.8 tahun di Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau.

"Untuk membuktikan terkait dugaan permen Yupi mengandung Narkotika, perlu dilakukan terlebih dahulu uji laboratorium ke BPOM Pekanbaru, apakah permen Yupi tersebut ada mengandung narkotika atau korban sebelumnya ada mengkonsumsi makanan atau minumam serta memakan obat sebelum memakan permen Yupi," kata Kasat Narkoba Polres Kepulauan Meranti, Iptu Darmanto, Selasa (3/4).

Selain itu jajaranya, sambung Darmanto masih melakukan penyelidikan terhadap keluarga korban dan lingkungan sekitarnya berikut dengan distributor yang memasukan produk permen Yupi di wilayah Selatpanjang.


Adapun kronologisnya, Darmanto menjalaskan, pada Jumat 30 Maret 2018, bocah perempuan yang bernama Cut Sara Amelia dibelikan lima bungkus permen oleh kakeknya di warung dekat rumah. Setelah mengkonsumsi, sekitar pukul 19.00 sang anak mulai bertingkah aneh yang tidak mau tidur sampai pagi dan terus meracau.

Melihat itu, orang tua korban keesokan harinya membawa sang anak ke RSUD untuk diperiksa, saat dilakukan uji tes urine bocah tersebut positif mengandung narkotika atau methafetamin dan amphetamin. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya