Berita

Nusantara

Minimalisir Golput, Muba Kerahkan Perangkat Pemda

MINGGU, 01 APRIL 2018 | 05:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ajakan kepada masyarakat untuk berpartisipasi menyalurkan hak pilih di Pilkada Serentak 2018 terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Mubda), Sumatera Selatan.

Untuk memasifkan sosialisasi, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Muba Beni Hernedi mengajak semua perangkat pemerintah daerah untuk turut mensosialisasikan gelaran pilkada.

"Kita melihat partisipasi pilkada kemarin masih rendah. Dari itu saya mulai bergerak bersama semua perangkat pemerintah daerah sampai terbawah, agar proaktif membantu sosialisasi pilkada mengingat pengalaman pemilu terakhir 60 persen," ungkap Beni seperti diberitakan RMOLSumsel.Com,  Sabtu (31/3).


Mulai April ini, sambungnya, Pemkab Muba memerintahkan OPD membantu sosialisasi Pilkada Serentak 2018, khususnya Pilgub Sumsel, sampai ke desa-desa.

"Kita jangan berharap atau hanya menggandalkan penyelenggara pemilu, KPUD dan Panwaslu, untuk meningkatkan sosialisasi dengan harapan meningkatnya partisipasi pemilih," cetus Beni.

Upaya meningkatkan partisipasi pemilih bisa dilakukan para kades dan camat dengan menawarkan door prize kepada masyarakat yang datang ke TPS nanti.

"Buatlah ide-ide yang kreatif agar rakyat tergerak untuk memilih. Seperti diberikan  doorprize kipas angin atau Magicom, dengan cara siapa yang memberikan suara diberi kupon. Sepulang dari TPS,  kita undi doorprizenya," bebernya.

Beni juga kembali mengingatkan masyarakat untuk memastikan diri (Bapak-Ibu), anak keluarga yang layak atau cukup syarat untuk memilih, terdaftar sebagai pemilih, jika belum urus pendaftarannya.

"Pak Camat, Pak Kades, Pak Kadus dan Pak RT tolong gerak cepat yang belum terdaftar didaftarkan, setelah terdaftar jangan lupa diarahkan untuk ke tempat bilik suara, jangan golongan putih (golput) dan jangan tidak datang. Ini sangat penting guna memilih pemimpin untuk memimpin Sumsel 5 tahun ke depan," tegasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya