Berita

Nusantara

12 Penari Gandrung Siap Ramaikan Festival Bawah Laut Banyuangi

SABTU, 31 MARET 2018 | 14:56 WIB | LAPORAN:

Banyuwangi akan mengawali event olah raga berbalut wisata tahun 2018 ini dengan Underwater Festival, yang salah satunya akan menampilkan Gandrung Menari di Dasar Laut.

Festival bawah laut ini akan digelar di salah satu destinasi bahari favorit di Banyuwangi, yakni Bangsring Underwater, Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi. Festival akan berlangsung selama tiga hari, Kamis - Sabtu (4-6 April 2018).

"Semua even rata-rata akan digelar Rabu, kecuali lomba lari dan penulisan karya ilmiah dilaksanakan di hari terakhir. Gandrung bawah laut akan mengawali acara pada Rabu besok," Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Muhammad Yanuarto Bramuda, Sabtu (31/3).


Nantinya ada sekitar 12 penari akan menari gandrung dengan dilengkapi peralatan selam.

"Saat ini para 'gandrung penyelam' ini terus mematangkan persiapan untuk menari gandrung di dasar laut," kata Bramuda.

Selain menari gandrung di dasar laut, juga akan digelar kegiatan saintifik berupa monitoring ikan nemo selama 48 jam nonstop. Penyelaman dan pengamatan ikan karang (nemo) nonstop ini, nantinya juga berupaya untuk meraih Rekor MURI.

"Penyelamatan dan pengamatan ikan Nemo ini nantinya akan dinilai untuk dapat Rekor MURI," sambungnya

Sebelumnya Bangsring Underwater juga pernah mencatat Rekor MURI, pada Banyuwangi Underwater Festival 2016 lalu. Sebanyak 56 nelayan Dusun Krajan, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo itu, berhasil menyelam selama 28 jam di Perairan Bangsring, yang digelar selama dua hari. Para nelayan ini secara bergantian melakukan penyelaman selama 30 menit.

Dalam pengamatan Nemo ini, juga turut serta tim dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya (UB) Malang. Acara ini juga akan dimeriahkan kompetisi underwater photography bagi penggemar fotografi bawah laut. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya