Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pemerintah Tetap Lanjutkan Pembangunan Bandara Bali Utara

SABTU, 31 MARET 2018 | 12:08 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan rencana pembangunan Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali akan tetap dilanjutkan.

"Pembangunan bandara utara Bali akan dilakukan, jalan yang menghubungkan Bali utara dan selatan juga akan dibangun. Jika pembangunan jalan sudah dilakukan maka Bandara utara Bali bisa melakukan peletakan batu pertama. Tinggal masalah penyesuaian kalender saja karena investasinya cukup besar," kata Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (31/3).

Luhut menjelaskan rencana pembangunan BIBU di Buleleng serta jalan tol yang menghubungkan Bali selatan dengan Bali utara diharapkan dapat menyeimbangkan perkembangan kedua wilayah tersebut.


Keseimbangan perkembangan kedua wilayah itu jiga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyrakat di wilayah Bali utara hingga di wilayah barat dan timur.

"Kita minta studinya (jalan tol) segera diselesaikan. Infrastruktur jalan di kiri kanan Bali, seperti yang di Karangasem, Tanah Lot, akan berjalan, dengan tetap menjaga keseimbangan dengan lingkungan," ungkapnya.

Adapun perluasan Bandara Ngurah Rai, menurut Luhut, dinilai cukup mendesak untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang dan pesawat yang akan membawa para peserta pertemuan internasional ke Pulau Dewata.

"Tadi diputuskan pembangunan lapangan terbang (Ngurah Rai) tetap dilakukan pengembangannya. Rekomendasi dari Bapak Gubernur Kamis keluar," katanya seraya menambahkan perluasan tersebut rencananya akan dimulai awal bulan April.

Luhut melakukan peninjauan sejumlah lokasi pada Kamis (29/3) yang disiapkan untuk acara Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia yang akan digelar di Bali, Oktober mendatang.

Mantan Menko Polhukam itu didampingi Gubernur I Made Mangku Pastika, Pangdam Udayana Brigjen Kasuri dan Kapolda Petrus Reinhard Golose. Ia juga meninjau penyelesaian pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang rencananya akan menjadi lokasi akbar makan malam Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia.

Luhut menuturkan progres pembangunan telah mencapai 60 persen dan pemasangan mahkota akan dilakukan pada 20 Mei mendatang dengan acara keagamaan.

"Kami berharap Presiden Joko Widodo sudah bisa meresmikan Garuda Wisnu Kencana pada tanggal 28 Agustus nanti," ujarnya.

Luhut juga meninjau kawasan Indonesia Tourism Development Corporate (ITDC) Nusa Dua yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan pertemuan. Ia kemudian meninjau terminal kapal pesiar di Pelabuhan Benoa dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung yang diharapkan bisa ditata menjadi ecopark. [rus]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya