Berita

Foto/Net

Nusantara

Indonesia-Malaysia Sinergikan Patroli Keamanan Laut Selat Malaka

SABTU, 31 MARET 2018 | 06:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Direktur Operasi Laut Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo selaku ketua Tim Perancang Operasi Maritim (TPOM) Indonesia memimpin rapat TPOM Indonesia-Malaysia ke 27 di Bali.

Bersama delegasi Malaysia dipimpin Ketua TPOM Malaysia Laksma (M) Dato' Aliyas Bin Hamdan dari Maritime Malaysia Enforcement Agency (MMEA), Indonesia dan Malaysia masing-masing saling melaporkan situasi keamanan dan keselamatan laut di wilayahnya ke dalam forum yang berlangsung Jumat lalu (30/3). Khususnya adalah tentang peningkatan dan sinergi patroli keamanan dan keselamatan di Selat Malaka.

Dalam rapat TPOM tahun 2018 ini, sebagai wujud sinergi yang apik, delegasi Indonesia hadir dengan membawa perwakilan Bakamla RI, Imigrasi, Polair, Bea dan Cukai, KKP, TNI AL, dan Mabes TNI.


Kasubdit Dukopsla Bakamla RI Joni Junaidi memaparkan tentang laporan kejadian di Selat Malaka, dimana dengan situasi Selat Malaka yang cukup penting dan padat tetap memberikan peluang terjadinya pelanggaran dan gangguan keamanan. Dalam perkembangan saat ini, kejahatan penyelundupan, perompakan dan perikanan masih terjadi dan bahkan berkembang penyelundupan narkoba melalui laut di Selat Malaka.

Menanggapi hal tersebut, Ketua TPOM Indonesia mengatakan fokus operasi Optima dan Kastima pada Selat ini perlu ditingkatkan. Untuk mensinergikan kegiatan operasi, lanjutnya, selain evaluasi mendalam, maka patroli terkoordinasi Malaysia-Indonesia (Patkor Malindo) terus bekerja sama dan berkoordinasi intensif dengan badan-badan lain terkait.

Rapat TPOM diisi pula dengan agenda paparan laporan pelaksanaan Patkor Optima oleh Asops Guskamlabar Kolonel Sirilus Arif, Laporan Patkor Kastima 2017 oleh Kasubdit Patroli Laut Direktorat P2 Ditjen Bea dan Cukai Untung Purwoko, dan Laporan Konsep Pelaksanaan Patkor dan Rencana Kalebder kegiatan TPOM Malindo tahun 2018 mendatang.

Dalam keterangan Humas Bakamla disebutkan, rapat juga membahas tentang rencana pelaksanaan Rapat TPOM ke 28 yang akan dilaksanakan di Malaysia pada tahun 2019, disampaikan oleh Ketua TPOM Malaysia. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya