Berita

Foto/Net

Nusantara

KPUD: Debat Publik Cagub NTT Berlangsung Di Jakarta

SABTU, 31 MARET 2018 | 05:34 WIB | LAPORAN:

Ketua KPUD Nusa Tenggara Timur (NTT) Maryanti Luturmas Adoe prihatin kurangnya kesediaan media penyiaran lokal untuk mengelar debat publik antar pasangan calon gubernur NTT.

Menurut Maryanti seharusnya media penyiaran lokal merupakan pihak yang mengutamakan acara tersebut dibanding televisi nasional. Namun sejak proses lelang dibuka tidak ada media penyiaran lokal yang mengikuti mekanisme pelelangan, sehingga pihaknya tidak bisa akomodir.

"Kami sebagai pihak penyelenggara, tidak bisa semaunya kami langsung menentukan media penyiaran lokal, jika media tersebut tidak mengikuti proses lelang yang dilaksanakan secara terbuka dan online," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (30/3).


Maryanti menjelaskan berdasarkan mekanisme yang berlaku proses penentuan media penyiarannya menggunakan mekanisme lelang. KPUD tidak berhak memilih media televisi mana yang cocok untuk meyiarkan debat antar calon gubernur NTT.

Maryanti menambahkan karena menggunakan dana pemerintah dengan total pagu anggarannya Rp1,6 Miliar, maka berdasarkan Perpres No. 04 Tahun 2015 tentang pengadaan barang dan jasa, pihaknya membuka lelang untuk penyiaran debat kandidat calon gubernur dan dimenangkan oleh Inews TV.

"Setelah membuka proses lelang, ada 84 media yang mendaftar, tapi yang memasukkan penawaran hanya dua media yaitu Lintas Multimedia TV Makasar dengan nilai penawarannya melebihi pagu anggaran yakni Rp4,7 Miliar dan I News TV yang memenangkan lelang dengan penawaran Rp1,54 Miliar," ujar Maryanti.

Maryanti menambahkan debat publik antar pasangan calon gubernur NTT ini akan berlangsung sebanyak tiga kali yakni pada tanggal 5 April, 8 Mei dan 23 Juni 2018.

Terdapat tiga panelis yang akan menyusun pertanyaan dalam debat itu yakni Rektor Universitas Nusa Cendana Kupang Fredrik Lukas Benu, Dosen Univesitas Kristen Artha Wacana Kupang Frits Oscar Fanggidae dan seorang kalangan profesional Theodorus Widodo.

Adapun acara debat berlangsung di Jakarta dan disiarkan secara langsung oleh salah satu stasiun televisi nasional.

"Kenapa memilih debat di Jakarta, karena dengan dana Rp1,5 miliar, tidak mungkin bisa melakukan debat di Kupang, karena INew harus mendatangkan dan menyewa alat dan itu membutuhkan dana besar antara Rp2 sampai Rp3 miliar. Tapi yang paling penting nanti, pada tanggal 5 April pukul 20.00 Wita masyarakat NTT bisa menyaksikan debat pasangan calon gubernur," tutupnya. [nes]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya