Berita

Politik

Jadi Khatib di Cilangkap, Romahurmuziy Motivasi Santri Muda

JUMAT, 30 MARET 2018 | 20:01 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuzy menyampaikan khutbah Jumat di masjid pondok pesantren Al-Hamid Cipayung, Jakarta Timur (30/3).

Dalam khutbahnya, Gus Rommy menyampaikan tentang banyaknya tokoh yang sukses di usia muda, sebut saja para nabi. Nabi Ibrahim mampu mendapatkan keyakinan tentang keesaan Tuhan di usia muda. Begitu juga dengan Nabi Yusuf yang menjadi bendahara negara di usi yang juga masih muda.

"Saat itu Nabi Yusuf di usia muda sudah menjadi bendahara negara, atau dalam istilah sekarang adalah Menteri Keuangan," kata Gus Romy dalam khutbahnya.


Lalu bagaimana dengan Nabi Muhammad? Nabi Muhammad bahkan di usi 12 tahun sudah mulai berdagang ke negeri Syam atau Suriah. Di usia 25 tahun, atau 13 tahun sejak pertama kali berniaga, Nabi Muhammad sudah menjadi anak muda yang kaya.

Gus Romy menyebut, saat meminang Khadijah di usia 25 tahun, mahar Nabi Muhammad kalah diuangkan saat ini adakah sekitar Rp1 miliar. Hal itu terdiri dari sejumlah hewan ternak yang jika dikalkulasikan saat ini setara dengan 40 sapi. Ada juga perhiasan yang setara dengan beberapa ons emas.

"Jadi Nabi Muhammad saat menikah di usia muda sudah kaya, terlihat dari jumlah mahar yang beliau berikan kepada Khadijah," tambah Gus Romy.

Selama ini mungkin banyak umat Islam yang hanya mengetahui bahwa hanya Khadijah yang kaya, padahal Nabi Muhammad juga demikian.

Terkait tentang semangat anak muda ini, Gus Romy juga mengutip perkataan Bung Karno yang pernah menyebut "berikan saya 10 anak muda, maka akan saya guncang dunia". Kalimat ini menurutnya juga memperlihatkan bahwa potensi anak muda yang sangat besar.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya