Berita

SBY/RM

Politik

SBY: Saya Tidak Pernah Minta AHY Jadi Cawapres

JUMAT, 30 MARET 2018 | 13:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali membantah pernah meminta-minta untuk mendukung Presiden Joko Widodo dan menyodorkan politisi muda yang juga anak sulungnya Agus Harimuti Yudhoyono (AHY) sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi petahana di Pilpres 2019.

"Itu tidak benar, tidak pernah," kata SBY dalam wawancara yang diupload di akun Facebook Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (30/3).

Beberapa kali bertemu dengan Jokowi termasuk beberapa menteri Kabinet Kerja yang menemuinya, SBY mengaku tidak pernah menyampaikan pesan agar Jokowi mempertimbangkan AHY.


"Saya ini pernah jadi Presiden dan calon presiden dua kali. Kalau dulu ketika mempertimbangkan cawapres yang akan saya ajak untuk dampingi saya, kalau ada yang memaksakan atau meminta-minta kepada saya, 'tolong dijadikan cawapres', saya juga tidak happy," tutur SBY.

"Sama, kalau sekarang ada yang meminta-minta kepada Pak Jokowi apalagi setengah memaksa, tentu Pak Jokowi juga tidak suka. Saya ngerti politik, saya mengerti etika politik, apalagi AHY itu anak saya sendiri, terus disodor-sodorkan," tambahnya.

Ditanya soal dari mana isu dan sumber berita itu, SBY mengaku tidak tahu. Dia hanya berharap mudah-mudahan bukan dari kalangan Istana atau mereka-mereka yang dekat dengan Jokowi.

"Kalau justru itu datang dari lingkaran Pak Jokowi, tentu melukai perasaan saya, dan mungkin malah mengganggu hubungan baik saya dengan Pak Jokowi, yang selama ini terjalin dengan baik," ungkap SBY. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya