Berita

Anies Baswedan/Net

Nusantara

Anies Tutup Alexis, Nasdem: Tempat Hiburan Di Kelurahan Juga Harus Dicek

JUMAT, 30 MARET 2018 | 13:27 WIB | LAPORAN:

Keputusan Gubernur Anies Rasyid Baswedan menutup semua unit usaha di Hotel dan Griya Pijat Alexis dipandang tidak istimewa.

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus mengatakan,
masih banyak tempat praktik prostitusi di Jakarta, bahkan ada yang terang benderang di jalan. Gubernur Anies seharusnya tegas menindak prostitusi secara umum, bukan hanya Alexis.

Ia setuju penutupan unit usaha Alexis bagian dari upaya Pemprov DKI mengontrol sektor usaha pariwisata beroperasi sesuai perizinan yang diberikan.

Ia setuju penutupan unit usaha Alexis bagian dari upaya Pemprov DKI mengontrol sektor usaha pariwisata beroperasi sesuai perizinan yang diberikan.

Namun kontrol itu seharusnya diberlakukan juga ke tempat-tempat lain yang terindikasi ada praktik prostitusi. Pemprov bisa menggunakan jajarannya, semisal aparat kecamatan, bahkan kelurahan.

"Kan banyak di Jakarta ini ada 267 lurah, tentu setiap tempat hiburan itu ada juga di wilayah paling kecilnya di kelurahan. Mereka kan bisa cek," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/3).

Terpenting pula, lanjut dia, kontrol yang dimaksud bukan semata-mata harus menutup tempat yang terindikasi melanggar Peraturan Daerah (Perda). Sebab ada mekanisme yang harus dilalui terlebih dahulu.

"Jadi bukan kalau ini harus ini semuanya. Yang belum terindikasi dibina supaya memenuhi kriteria sebagai usaha yang legal dan sah dijalankan tanpa harus melanggar aturan. Jika melanggar diberikan sanksi teguran, satu, kedua, ketiga, penutupan dan seterusnya. Ini hal yang biasalah," jelasnya.

Bestari menekankan, kontrol ini harus dilakukan secara berkala oleh Pemprov.

"Semuanya harus dibina. Dunia pariwisata itu harus dibina. Itu kewajiban Pemprov. Semua dibina, bilamana perlu diundang untuk dibina secara berkala, tiga bulan sekali," tutupnya.[wid]




Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya