Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Politisi Senayan: Gubernur Anies Jangan Abaikan Pekerja Alexis

KAMIS, 29 MARET 2018 | 16:23 WIB | LAPORAN:

Sikap Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan yang terkesan lepas tangan terhadap nasib karyawan Hotel dan Griya Pijat Alexis dikritisi.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Sadzily mengaku sama sekali tak mempermasalahkan kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang sudah menutup tempat hiburan malam yang terindikasi praktek prostitusi itu. Apalagi penutupan dilakukan melalui proses yang sudah benar.

"Prinsipnya dasar untuk pembubaran atau penghentian Alexis itu kalau memang sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku, sebaiknya itu ya dilaksanakan saja," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/3).


Namun, politisi Partai Golkar ini menekankan bahwa sebelum penutupan, Pemprov DKI sebaiknya memikirkan dampaknya terlebih dahulu. Misalkan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar dan karyawan yang dirumahkan.

"Karyawan ini kan mesti dipikirkan, bukan saja oleh pihak Alexis, tapi juga oleh Pemprov DKI," tegas Ace.

Memang diakuinya Pemprov tidak bertanggung jawab atas nasib karyawan Alexis, tapi setidaknya ada pembinaan.

"Makanya itu yang harus dipikirkan. Misalnya karyawannya itu dari kelompok, kalau dinilai misalnya dari kalangan prostitusi, kan menjadi tugas pemerintah juga misalnya untuk membina mereka. Kalau tuduhannya disitu sebagai pekerja asusila, maka kan nggak bisa dilakukan dengan cara membiarkan mereka begitu," jelas Ace.

Sebelumnya, Gubernur Anies menegaskan bahwa karyawan Alexis bukan korban dari kebijakan Pemprov DKI Jakarta

"Menurut saya harus diselesaikan dengan cara-cara yang lebih manusiawi harusnya," demikian Ace.[wid]



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya