Berita

Politik

Menteri Eko Minta MPR Kawal Program Desa

SELASA, 27 MARET 2018 | 11:05 WIB

. Menteri Desa Pembanguan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo ikut mengucapkan selamat kepada ketiga Wakil Ketua MPR yang dilantik, Senin kemarin (26/3). Terutama untuk Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

"Saya ucapkan selamat tiga wakil ketua MPR baru. Semoga bisa memberikan manfaat kepada bangsa dan negara. Dengan ditambahnya Wakil Ketua MPR, pekerjaannya bisa lebih fokus," ungkap Eko seperti dilansir dari KBP, Selasa (27/3).

Menurut Eko, sebagai Mendes PDTT dirinya juga akan meminta pimpinan MPR agar membantu program desa lewat pengawalan. Karena menurutnya, Indonesia akan maju melalui program di kementeriannya.


"Karena Indonesia negara besar dan banyak yang ramalkan kita akan menjadi negara nomor 9 dunia dan nomor 4 dunia pada 2050," tutur politisi PKB itu.

Semua itu, kata Eko, bisa cepat terjadi jika pemerintah dapat mengurangi kesenjangan. Apalagi, saat ini angka kemiskinan di Indonesia paling besar masih di kawasan pedesaaan. Padahal, angka kemiskinan di desa tercatat menurun selama tiga tahun terakhir dibandingkan di Kota.

Rinciannya, angka kemiskinan di desa sebesar 4,5 persen dan di kota 4 persen. Tahun ini, pihak Kemendes PDTT sanggup menurunkan kemiskinan di desa hingga 10 juta jiwa. Dari 27 juta ke 17 juta jiwa. Namun, jumlah tersebut masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Kemendes PDTT.

"17 juta itu masih angka yang panjang. Jadi PR masih banyak. Tugas kita sama-sama akselesarasi program penurunan kemiskinan di desa," terangnya.

Selama ini, kata Eko, pihaknya selalu melakukan kunjungan bersama dengan DPR, MPR dan DPD. Bahkan, dana desa yang besar juga terus dinaikkan.

"Terimakasih terus dikawal. Sehingga persoalan-persoalan besar yang awalnya cukup banyak sekarang cukup jauh lebih kecil. Tiga tahun ini pembangunan desa infrastrukturnya dapat penghargaan MURI. Ini akan lebih cepat lagi dengan dana desa yang lebih besar dan partisipasi masyarakat," demikian Eko. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya