Berita

Hidayat Nur Wahid

Politik

HNW: Berantas Hoax, Polisi Seolah Menuduh Kelompok Di Luar Pemerintah

SELASA, 06 MARET 2018 | 16:33 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, menuntut Polri menjalankan tugas pemberantasan informasi sesat alias hoax tanpa masuk ranah politik.

"Apapun motifnya, buktikan secara hukum, bukan malah berbicara bahwa kasus (hoax) bermuatan kepentingan politik dan seolah menuduh pihak di luar pemerintah," ujar Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/3).

Polisi sebagai penegak hukum harus bisa membuktikan tuduhan dan segala sesuatunya sesuai jalur hukum.


Masih menurut Hidayat, ada perkara yang bisa ditafsirkan secara politik namun bukan ranah polisi untuk terjun dalam keberpihakan politik.

"Polisi jangan terbawa kepentingan politik apalagi ngomong politik. Bila polisi mampu menegakkan hukum dengan sebaik-baiknya, inilah yang baru dikatakan keadilan," tutur politikus senior yang dikenal dengan nama HNW itu.

Kemarin,  Kepala Satuan Tugas (Satgas) Nusantara, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, berjanji tidak akan pandang bulu dalam mengungkap aktor intelektual di balik beroperasinya organisasi penyebar hoax, Muslim Cyber Army (MCA), sekalipun menyinggung kekuatan politik.

"Polisi itu melakukan penegakan yang berkeadilan, tidak berpihak kepada kepentingan apapun, apakah kepentingan orang perorangan, kepentingan politik atau kepentingan lainnya," kata Gatot di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (5/3).

Sambung Gatot, timnya akan menelusuri soal honor yang didapatkan personel MCA juga aliran dana baik dari seseorang maupun kelompok atau pemesan isu. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya