Berita

Hukum

Jokowi Jangan Ragu Angkat Buwas Jadi Jaksa Agung

JUMAT, 23 FEBRUARI 2018 | 22:46 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Muncul desakan agar Presiden Jokowi mengangkat Komjen Budi Waseso (Buwas) menjadi Jaksa Agung. Indonesia Police Watch (IPW) menilai Buwas memang layak menggantikan M. Prasetyo.

"Saat menjadi Kabareskrim dan Kepala BNN publik sudah melihat dengan jelas siapa Budi Waseso dan apa prestasinya," kata Presidium IPW Neta kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (23/2).

Menurut Neta, dari sisi kualitas, kapabilitas dan prestasi Jenderal pemanggul bintang tiga itu memiliki nilai tersendiri. Makanya dia meminta Presiden Jokowi jangan ragu jika ingin mengangkat Buwas menjadi Jaksa Agung.


Neta melihat peluang Buwas memimpin Korps Adhyaksa terbuka. Sebab jabatan jaksa agung bukanlah jabatan karir melainkan jabatan politis yang periodenya sama dengam Kabinet Pemerintah. Selain itu, siapa jaksa agung sangat tergantung dari pilihan presiden.

"Posisi jaksa agung sebelumnya juga pernah diisi pejabat non karir seperti Marsilam Simanjuntak dan Abdurahman Saleh. Jadi jika Buwas, setelah dari BNN dijadikan sebagai Jaksa Agung, bukan sebuah masalah," ujarnya.

Dalam hal ini, kata Neta IPW mendukung jika Presiden Jokowi memilih jenderal yang dulu pernah menangkap seniornya Susno Duadji dalam kasus cicak dan buaya.

"IPW yakin Buwas akan mengukir prestasi gemilang di Kejaksaan. Setidaknya mafia hukum akan dilibas Kasus-kasus yang macet akan didorongnya ke pengadilan. Kasus-kasus korupsi akan disikatnya dari Kejaksaan Agung," pungkas Neta.

Usul agar Jokowi mengangkat Buwas disampaikan Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar Adies Kadir. Dia  kecewa berat dengan kinerja Jaksa Agung HM. Prasetyo yang terkesan mengulur-ulur waktu eksekusi gelombang IV untuk para gembong narkoba terpidana mati yang sudah berkuatan hukum tetap.

Dia meminta Prasetyo dicopot dan menyodorkan Buwas yang akan pensiun dari jabatan kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Maret nanti sebagai penggantinya.

Menurut Adies, kebijakan Prasetyo menulur-ulur eksekusi mati berdampak buruk pada perang melawan narkoba. Akibat kebijakan itu, sindikat internasional tidak takut lagi untuk memasukkan narkoba ke Indonesia. Buktinya, sepanjang Februari ini, ada 2,6 ton sabu diselundupkan ke Indonesia dan berhasil disergap di perairan Kepulauan Riau.

"Jadi, harus berani tegas. Wong kita sekarang berperang lawan narkoba. Coba, berapa lama lagi ini dia janji mau esekekusi. Kita butuh ketegasan Jaksa Agung," ucap politisi Golkar ini, Kamis (22/2).

Adies mengaku tidak mengerti dengan sikap lembek Prasetyo. Padahal, Presiden Joko Widodo sudah dengan tegas menyatakan tidak ada ampun bagi para bandar.

"Apa pula yang dia takuti. Mestinya, Jaksa Agung itu tegas. Kalau sudah inkracht, dihukum mati saja, tunggu apalagi. Kalau tidak bernyali, kita ganti saja Jaksa Agung ini," cetusnya.[dem]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya