Berita

Foto/Net

Politik

PIA DPR Gulirkan Gerakan Menanam 1.000 Pohon

SELASA, 13 FEBRUARI 2018 | 16:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Program menanam 1.000 pohon oleh Persaudaraan Istri Anggota (PIA) DPR merupakan bentuk kepedulian para istri wakil rakyat terhadap lingkungan hidup.

"Ini merupakan bentuk dukungan PIA terhadap gerakan Menanam Satu Juta Pohon yang telah dijalankan oleh pemerintah," ujar Ketua PIA DPR Lenny Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta (Senin, 12/2).

Lenny menegaskan, peluncuran Gerakan Menanam 1000 Pohon bukanlah seremoni sebagai formalitas belaka. Sebab, PIA DPR juga akan terus memantau dan merawat bibit pohon yang sudah ditanam.


"Jangan sampai selalu dicanangkan gerakan menanam tanpa kita tahu apakah tanamannya tumbuh dengan baik atau malah mati," jelas Lenny yang didampingi Wakil Ketua PIA DPR Grace Fadli Zon dan Ista Agus Hermanto itu.

Sedangkan Lisa Robert Kardinal yang dipercaya sebagai pelaksana kegiatan Gerakan Menanam 1000 Pohon menjelaskan, Kompleks Parlemen Senayan dipilih sebagai lokasi pencanangan program itu karena dianggap sebagai lingkungan terdekat. Selanjutnya, PIA DPR akan menanam di lokasi-lokasi lain.

"Lokasi Ini dipilih dengan pertimbangan merupakan lokasi terdekat. Selanjutnya, beberapa daerah telah ditentukan untuk penanaman berikutnya, yaitu kompleks Rumah Jabatan Anggota DPR Kalibata, Ulu Jami dan lingkungan di sekitar Wisma Griya Kopo," ujarnya.

Ketua Ikatan Istri Fraksi Partai Golkar (IIFPG) itu menjelaskan, bibit yang ditanam antara lain jambu, jeruk, durian, lengkeng, matoa, alpukat, rambutan, sawo, kedongdong, zaitun, nangka serta beberapa tanaman keras. Yaitu tanaman yang mempunyai manfaat dalam kurun waktu panjang.   

Dia mengharapkan pesan tentang peduli lingkungan yang diusung Gerakan Menanam 1000 Pohon bisa meluas di masyarakat. [rus]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya