Berita

Foto/Net

Nusantara

MUI Himbau Masyarakat Tetap Tenang Sikapi Aksi Penyerangan Pemuka Agama

SENIN, 12 FEBRUARI 2018 | 06:29 WIB | LAPORAN:

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan aksi penyerangan kegiatan ibadah di Gereja Santa Lidwina Bedog, Sleman, Yogyakarta.

"MUI sangat menyesalkan terjadinya penyerangan terhadap Gereja St Lidwina Bedog, Yogyakarta pada saat umat Kristiani melaksanakan ibadah misa pagi di Gereja," ujar Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi melalui keterangan tertulis. Senin, (12/2).

Anggota Komisi IV FPPP DPR RI itu juga mengungkapkan MUI mengutuk keras aksi yang tidak mencerminkan ajaran dan nilai keagamaan.


"Tindakan tersebut sama sekali tidak mencerminkan ajaran nilai-nilai agama. Apa pun motifnya tindakan tersebut patut dikutuk," imbuhnya.

Aksi yang tidak dapat ditoleransi tersebut menurut Zainut harus segera diusut tuntas oleh pihak kepolisian, guna mencegah timbulnya prasangka buruk dimasyarakat yang dapat memecah belah umat.

MUI, sambung Zainut, meminta kepada aparat kepolisian untuk segera bertindak cepat dan mengusut tuntas motiv pelaku dan segera memberi keterangan kepada masyarakat agar tidak timbul fitnah dan prasangka buruk serta demi menjaga harmoni kehidupan antarumat beragama.

Dia juga berharap agar masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian untuk menjaga situasi tetap kondusif.

"MUI meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang kondusif dengan tidak menyebarkan opini, berita hoax dan berbagai isu yang justru dapat membuat gaduh dan mengganggu keamanan nasional. MUI menyampaikan simpati yang mendalam atas beberapa korban dari serangan tersebut, semoga diberikan kesabaran dan kesembuhan seperti sedia kala," pungkasnya.

Untuk diketahui, penyerangan di Gereja St. Lidwina, Sleman, Yogyakarya, terjadi pada Minggu (11/2) pagi saat misa tengah berlangsung. Penyerangan diketahui bernama Suliyono, seorang mahasiswa berusia 23 tahun. Pria asal Banyuwangi ini membawa pedang dan melukai empat orang yang tengah beribadah di dalam gereja. Polisi pun menembak pelaku karena terus menyerang jemaat dan petugas. [nes] 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya