Berita

Net

Nusantara

Menhub Ajak Swasta Investasi Di Terminal Padang

JUMAT, 09 FEBRUARI 2018 | 22:18 WIB

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan mengundang pihak swasta untuk berinvestasi dalam proyek pembangunan dan pengembangan Terminal Tipe A Anak Air, Padang, Sumatera Barat.

"Dalam masa sekarang ini kita ingin membangun, tapi kita juga ingin melibatkan swasta supaya ini lebih cepat," katanya saat peletakan batu pertama pembangunan Terminal Penumpang Tipe A Anak Air, Padang, Jumat (9/2).

Menurut Budi, sudah jadi kewajiban pihaknya untuk membangun fasilitas terminal penumpang dengan dana APBN. Namun, pemerintah membuka kesempatan bagi swasta untuk masuk dan ikut berinvestasi di proyek infrastruktur tersebut.


"Selain APBN, kita juga memberi ruang bagi swasta baik dari Padang maupun luar Padang agar Padang ini lebih semarak lagi," katanya.

Karena pembangunan terminal jadi tanggung jawabnya, swasta nantinya bisa masuk untuk area komersial di terminal.

"Kalau swasta bisa masuk di sini tempatnya ramai, ya untung dan bisa bayar pajak. Nanti APBN dahulu yang masuk, baru masuk lagi dana swasta sehingga terminalnya lebih besar," jelas Budi, seperti dikutip Antara.

Pembangunan Terminal Tipe A Anak Air yang dimulai hari ini rencananya dilaksanakan dalam dua tahun dengan total anggaran sebesar Rp 72 miliar. Pembangunan akan menggunakan APBN 2018 sebesar Rp 7,5 miliar dan sisa Rp 64,5 miliar dari APBN 2019.

Dari 4,5 hektare lahan yang disiapkan Pemkot Padang, seluas 2,7 hektare akan diserahkan untuk dibangun menjadi terminal. Sisanya dibangun fasilitas pendukung seperti tempat uji kendaraan (KIR) dan kawasan komersial.

Terminal direncanakan mampu melayani 500 unit angkutan kota dalam provinsi (AKDP) dan 150 unit angkutan kota antar provinsi (AKAP) yang melayani Padang, Sumatera Utara, Riau, Jambi hingga Palembang. [wah]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya