Berita

Foto/Net

Nusantara

Kang Hasan: Media Berperan Penting Buka Gagasan Calon Gubernur

KAMIS, 08 FEBRUARI 2018 | 08:27 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Setiap calon pejabat publik harus terbuka dan memahami peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk terkait dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada).

"Peran media itu penting dalam menyampaikan informasi, saya open minded. Apalagi terkait Pilgub Jabar, sehingga masyarakat tahu siapa calon pemimpinnya, apa programnya kemudian menentukan pilihan," ungkap calon Gubernur Jawa Barat, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin atau Kang Hasan di sela waktunya di Kota Bandung, Kamis (8/2)

Sejak Kemarin, Kang Hasan menerima secara khusus beberapa awak media baik lokal maupun nasional yang ingin mengulik seputar program dan permasalahan yang ada di Jawa Barat.


Kang Hasan yang juga Wakil Ketua Komisi I DPR, mengatakan, dirinya sudah terbiasa berhubungan dengan dunia komunikasi dan informatika seperti media. Terlebih mitra kerja Komisi DPR- RI adalah membawahi bidang komunikasi dan informasi.

Salah satu fungsi media, lanjut Kang Hasan, sebagai kontrol sosial  harus mampu memyampaikan informasi sesuai fakta dan terkonfirmasi dengan narasumber yang dipercaya. Sehingga informasi yang diberikan kepada masyarakat berimbang.

"Salah satu tugas saya di Komisi 1 tentang komunikasi dan informasi, dimana media juga harus menyampaikan informasi yang akurat. bertemu langsung dengan narasumber seperti ini akan membuat informasinya balance, tidak setengah-setengah," imbuhnya.

Terkait dengan Kontestasi Pilkada Jabar 2018 Kang Hasan mengajak kepada teman-teman media agar bisa membedah visi misi calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Hal ini penting, agar masyarakat bisa memberikan pilihan kepada calon yang visioner dan mampu membawa Jawa Barat lebih maju.

"Ketimbang menebar fitnah, kepada saudara-saudara saya, hayulah beradu visi misi dan gagasan terbaik dan media bisa menyampaikannya kepada masyarakat," jelas Kang Hasan.​​ [nes] 

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya