Berita

Setya Novanto-Megawati/Net

Politik

Novanto Politisi Terpegah Januari 2018, Mega Kedua

KAMIS, 08 FEBRUARI 2018 | 05:03 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Mantan Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua DPR Setya Novanto menjadi figur terpegah atau paling banyak diberitakan sepanjang Januari 2018. Riset Indonesia Indicator (I2) mencatat pemberitaan Novanto mencapai 10.554 berita.

"Setya Novanto tampil di posisi puncak sebagai politisi yang paling banyak diberitakan media sepanjang Januari 2018. Terdapat 10.554 berita dari 463 media online memberitakannya," kata Direktur Komunikasi I2, Rustika Herlambang, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (8/2).

Framing utama media terhadap Novanto, kata Rustika, lebih banyak berhubungan dengan perkembangan kasus KTP elektornik yang membelitnya. Selain itu berhubungan dengan isu kandidat ketua DPR yang telah ditetapkan pada masa kepemimpinan Novanto.


"Ini yang menyebabkan framing media dengan sentimen negatif terhadap Setya Novanto mencapai 40 persen," kata Rustika.

Politisi terpegah kedua diduduki Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Megawati paling banyak disebutkan oleh media khususnya dalam penentuan nama-nama calon kandidat yang akan berkompetisi dalam pilkada. Rustika menjelaskan, media memposisikan Megawati sebagai salah satu tokoh politik 'penentu' atas keputusannya dalam Pilkada.

"Topik tentang hubungan antara Ketum PDIP ini dengan proses pencalonan kandidat gubernur menjadi perbincangan di media. Mega diberitakan sebesar 5.770 berita dari 517 media online," papar Rustika.

Politisi terpegah ketiga diduduki Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subiyanto. Posisi Prabowo juga banyak dikaitkan dengan penentuan nama-nama kandidat yang diusung partainya untuk berlaga di pilkada. Prabowo diberitakan sebanyak 4.360 berita, dengan framing netral dan positif.

Tujuh nama politisi terpegah lainnya yang terbanyak diberitakan media sepanjang Januari 2018 adalah Oesman Sapta Odang (4.217 berita), Zulkifli Hasan (3.553 berita), Bambang Soesatyo (3.544 berita), Susilo Bambang Yudhoyono (3.266 berita), Hasto Kristiyanto (2.483 berita), Fadli Zon (1.638 berita), serta Sarifuddin Sudding (1.626 berita).

"Dilihat dari asal parpol tampak PDIP, Golkar, Gerindra, serta Hanura memiliki dua kader yang paling banyak diberitakan media. Sementara PAN dan Demokrat masing-masing satu kader," tukas Rustika.

I2 merupakan perusahaan intelijen media. Riset menggunakan peranti lunak Artificial Intelligence (AI).[dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya