Berita

Zaadit Taqwa/Net

Politik

Hikayat Kartu Kuning

RABU, 07 FEBRUARI 2018 | 09:20 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

WARNA kuning merupakan warna seragam para mahasiswa Universitas Indonesia (UI). Namun akhir-akhir ini warna kuning popular sebagai warna kartu yang diacungkan oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa UI ketika Presiden Jokowi berkunjung ke UI.

Satu di antara sekian banyak alasan pengacungan kartu kuning adalah kerisauan terhadap tragedi anak-anak kurang gizi di Papua.

Berbaik Hati


Sebenarnya Presiden Jokowi sudah berbaik hati ingin memberangkatkan Ketua BEM UI, Zaadit Taqwa ke Asmat, Papua agar dapat melihat sendiri mengenai apa yang sebenarnya terjadi di kenyataan lapangan. Namun ternyata Ketua BEM UI pengacung kartu kuning itu memilih berangkat dengan biaya yang dihimpun sendiri.

"Jangan sampai uang negara cuma digunakan untuk memberangkatkan mahasiswa. Biarkan kami menggunakan uang kami sendiri untuk berangkat ke Asmat," kata Zaadit melalui konferensi pers 6 Februari 2018.

Zaadit Taqwa atas nama BEM UI dan BEM fakultas se-UI telah menghimpun dana lewat situs penggalangan dana di internet. Zaadit Taqwa menyarankan uang yang sedianya bakal dialokasikan untuk pemberangkatan mahasiswa ke Asmat dialihkan ke hal lain yang bisa mempercepat perbaikan kondisi kesehatan anak-anak Asmat.

Kreatif

Sebagai warga awam politik, saya pribadi tidak berani melibatkan diri ke dalam polemik mengenai latar belakang politiskasus kartu kuning dan sempritan yang ditiup Zaadit Taqwa menyambut kunjungan Presiden Jokowi ke UI.

Namun sebagai pendiri Perhimpunan Pencinta Humor dan peneliti humor serta penulis buku Humorologi, saya menghargai kreatifitas indera humor Zaadit Taqwa yang menyampaikan kritik bukan dengan perilaku kekerasan namun dengan tiupan peluit dan acungan kartu kuning seperti yang lazim dilakukan wasit pertandingan sepakbola.

Melalui jalur humor, Zaadit Taqwa memberikan suriteladan kedewasaan sikap dan perilaku di dalam suasana alam demokrasi.

Generasi Zaman Now

Kekaguman saya terhadap anak muda generasi zama now ini makin bertambah setelah mengetahui bahwa ternyata Zaadit Taqwa bersama para rekan di BEM UI memilih berangkat ke Papua bukan atas biaya pemerintah namun dengan biaya yang dihimpun secara mandiri bahkan sambil menyarankan agar dana yang sedianya bakal dialokasikan untuk pemberangkatan mahasiswa ke Asmat dialihkan ke hal lain yang bisa mempercepat perbaikan kondisi di Asmat.

Berarti Zaadil Taqwa bukan saja memiliki kreatifitas indera humor di samping kedewasaan sikap dalam berdemokrasi plus peduli kemanusiaan namun juga semangat kemandirian yang tidak menuntut apa yang dapat diberikan negara untuk diri sendiri namun justru menuntut apa yang dapat dilakukan oleh diri sendiri bagi negara.

Kesemua budi pekerti luhur itu benar-benar layak diangkat menjadi suri teladan bagi para generasi muda sebagai para calon pemimpin bangsa, negara dan rakyat Indonesia di masa depan. [***]

Penulis adalah pendiri Perhimpunan Pencinta Humor dan Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya