Berita

RMOL

Politik

Dukung Hasanah, Aktivis Santri Lakukan Longmarch

SELASA, 06 FEBRUARI 2018 | 15:37 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Belasan aktivis Santri yang tergabung dalam Komite Pergerakan Pemuda, Santri dan Mahasiswa Jawa Barat melakukan longmarch dari Tugu KH. Zaenal Musthofa, Kota Tasikmalaya yang berakhir di Kota Bandung.

Koordinator lapangan longmarch Dede Heri mengatakan, kegiatan dilakukan sebagai upaya menyosialisasikan ajang Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 yang harus dimaknai sebagai momentum demokrasi, dan menjadi pesta demokrasi rakyat bukan hanya pesta elite politik semata.

"Pilgub Jabar jangan hanya sekadar menjadi prosedur demokrasi pergantian kekuasaan. Tapi harus memiliki substansi demokrasi untuk melahirkan pemimpin terbaik untuk masyarakat Jawa Barat," jelasnya usai menyelesaikan longmarch di posko relawan di Jalan Pejuang Pelajar, Kota Bandung, Selasa (6/2).


Dede menambahkan, aksi tersebut juga untuk menentukan sikap pada Pilgub Jabar dengan mendukung pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan atau Hasanah. Menurutnya, kedua purnawirawan jenderal itu merupakan putra terbaik yang tepat untuk memimpin Jabar serta melanjutkan cita-cita dan amanah perjuangan masyarakat.

"Hasil kajian spiritual dan rasional kami menentukan Jabar sebaiknya dipimpin oleh sosok TNI dan Polri seperti pasangan Hasanah demi menjaga marwah, menjaga kedaulatan, dan harga diri Jawa Barat," paparnya.

Dede juga menyerukan agar pesta demokrasi lima tahunan tersebut berlangsung dengan damai dan kondusif, sehingga tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan. Dia menyerahkan Bendera Merah Putih sebagai simbol amanah untuk menjaga NKRI.

"Untuk masyarakat Jawa Barat mari mengawal demokrasi dengan aman, damai tanpa adanya kekerasan. Dan perbedaan pilihan jangan dijadikan permasalahan karena kita Saudara," katanya.

Kang Hasan yang menyambut kedatangan peserta longmarch di Kota Bandung menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan aktivis santri. Dia berjanji akan memegang teguh amanah masyarakat Jabar dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, aksi aktivis tersebut sebagai bentuk perjuangan masyarakat Jabar untuk memilih pemimpin terbaik.

"Terima kasih kepada para aktivis santri yang telah rela berjalan jauh untuk menyerukan demokrasi yang kondusif serta mendukung saya dan Kang Anton untuk memimpin Jawa Barat. Saya akan emban amanah itu dengan sehormat-hormatnya," jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Dalam melakukan longmarch para aktivis santri menempuh jarak sekitar 120 kilometer. Mereka berangkat dari Tugu Pahlawan KH. Zaenal Musthafa, Kota Tasikmalaya sejak Minggu siang (4/2). [wah]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya