Berita

Menko PMK Bagikan Kartu KIP ATM Kepada Siswa Yatim Di Muba

SELASA, 06 FEBRUARI 2018 | 03:29 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan Pemerintah berkomitmen memberikan jaminan pendidikan bagi anak keluarga tidak mampu yang angka putus sekolahnya termasuk tinggi. Komitmen itu diwujudkan dalam Program Indonesia Pintar.

Data Susenas 2016 menunjukan bahwa 20 persen anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin hanya 4 persen yang mampu mencapai pendidikan hingga jenjang pendidikan tinggi. Sementara itu 20 persen anak-anak dari keluarga mampu sekitar 45 persen menyelesaikan pendidikan hingga jenjang pendidikan tinggi. Angka putus sekolah anak-anak dari keluarga tidak mampu sangat tinggi.

Oleh karena itu, kata Puan, Pemerintah meluncurkan Program Indonesia Pintar yang memberikan jaminan bagi anak usia 6-21 tahun untuk mendapatkan akses pendidikan.


Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Menko PMK Puan Maharani membagikan Kartu KIP ATM kepada 260 siswa yatim dari tingkat SD, SMP, SMA dan SM maupun pendidikan kesetaraan di Kecamatan Sekayu.

"Setiap anak SD akan menerima Rp 450.000, setahun, anak SMP akan menerima Rp 750.000, setahun, sedangkan untuk anak SMA dan SMK Rp 1 000.000, setahun. Saya berpesan kepada anak-anak yang mendapatkan KIP, agar uangnya digunakan untuk keperluan sekolah," ujarnya, Senin (5/2).

Menko PMK yang dalam kesempatan itu sekaligus menjadi pembicara dalam Seminar Peran Guru dalam Pembangunan Karakter Bangsa di Stable Sekayu, Musi Banyuasin, Sumsel juga sempat melakukan dialog dan memberi quiz berhadiah laptop dan tablet kepada 2 orang guru dan 3 murid SD, SMP yang menjadi peserta seminar.

Kepada para pengajar, Menko PMK berpesan agar menumbuhkan jiwa nasionalisme kepada para muridnya. Caranya dengan mengajarkan lagu nasional dan daerah masing-masing.

Dalam kunjungan kerjanya ke Sekayu, Muba, Sumsel, Menko PMK juga menyempatkan diri meninjau bakal lokasi Sekolah dan Asrama Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLD) Bung Karno yang terletak di belakang Wisma Atlet Muba. PPLD ini sepenuhnya dibiayai oleh APBD dan bakal menjadi lumbung atlet Sumsel. Adapun luas sekolah dan asrama ini 2.952,59 meter persegi.  Selesai mengunjungi lokasi tersebut, Menko PMK kemudian menyambangi Politeknik Sekayu.

Dalam kesempatan itu, Menko PMK melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMK Pertanian Muba Maju Berjaya. SMK ini kelak akan dibuka untuk umum dan berkonsep link and match dengan potensi Muba yaitu, Perkebunan Kelapa Sawit.

Kunjungan Menko PMK ke Muba, Sumsel kali ini didampingi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK  Agus Sartono, Gubernur Sumsel  Alex Noordin, Kepala DPRD Sumsel , Bupati Musi Banyuasin, Wakil Bupati Musi Banyuasin.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya