Berita

Foto/Net

Nusantara

Pelajar Pertahankan Nilai Budaya Dan Jangan Alergi Politik

KAMIS, 01 FEBRUARI 2018 | 01:03 WIB | LAPORAN:

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menekankan pentingnya pelajar mempertahankan nilai-nilai budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.

Hal itu diutarakannya saat menerima kunjungan edukasi siswa Sekolah Menengah Pertama Terpadu (SMPIT) Nurhikmah, Bekasi, di ruang kerja, Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (31/1).

Kehadiran siswa-siswi ini bagian dari DPR dalam menjalankan tugas dan fungsinya memberikan edukasi politik kepada para penerus bangsa.


"Saat ini dan di masa yang akan datang, berbagai hal dikerjakan oleh mesin. Namun ada satu hal yang tak dimiliki oleh mesin dan hanya dimiliki oleh manusia, yaitu sikap empati, kasih sayang, serta peduli terhadap sesama. Bangsa kita punya berbagai ajaran dan nilai budaya yang luhur," jelas Bambang.

"Anak-anakku harus gali dan amalkan ilmu. Begitu pun dengan ajaran agama. Melalui nilai budaya dan agama, kita akan menjadi manusia seutuhnya," sambungnya.

Bambang berpesan kepada para pelajar untuk tidak bersikap alergi ataupun antipati terhadap politik. Ia meyakinkan politik merupakan jalan mengabdikan hidup agar dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. Salah satunya disebutkan Bamsoet dengan menggerakan roda pemerintahan maupun lembaga negara dengan baik dan benar.

"Karena itu, anak-anak ku sekalian tidak boleh alergi dengan politik. Karena di pundak anak-anaklah masa depan bangsa diemban," ujarnya.

Mantan ketua Komisi III DPR itu meyakini para siswa-siswi yang menemuinya dapat menjadi presiden, menteri, ketua DPR RI dan pemimpin lembaga lainnya.

"Bapak berpesan agar senantiasa tidak melupakan nilai-nilai kebaikan. Jadilah manusia yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Jika jadi pejabat publik, jalankan politik yang beretika dan menjunjung tinggi kebenaran," jelas Bambang memberikan wejangan.

Lebih jauh dia berpesan kepada para siswa agar senantiasa menggali ilmu pengetahuan dari berbagai sumber. Karena tantangan di masa mendatang akan sangat berat.

"Kemajuan informasi dan teknologi saat ini jangan menjadikan kita terlena. Manfaatkan berbagai kemajuan tersebut untuk mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan, misalnya melalui Youtube, Twitter, Facebook maupun media sosial lainnya," demikian Bambang. [nes]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya