Berita

Politik

Ibu Melahirkan Meninggal, Amelia Nasdem Kecam RSUD TTS

RABU, 31 JANUARI 2018 | 18:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Anggota Komisi IX Fraksi Nasdem DPR RI Amelia Anggraini mengecam keras tindakan RSUD Timor Tengah Selatan (TTS) yang lambat memberikan pelayanan medis kepada pasien ibu melahirkan, Paulina Herlince Takaeb (25).

Rumah sakit disebut mengabaikan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan.

"SPM bidang Kesehatan merupakan acuan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam penyediaan pelayanan kesehatan yang berhak diperoleh setiap warga secara minimal," kata Amelia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (31/1).


Paulina Herlince Takaeb beserta bayinya meninggal dunia. Kematian Paulina dan bayinya diduga akibat keterlambatan penanganan medis. Paulina sempat ditolak pihak RSUD TTS karena tidak membawa surat rujukan dari Puskesmas Binaus.

Amelia mengatakan, SPM Bidang Kesehatan diantaranya meliputi setiap ibu hamil mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar; setiap ibu bersalin mendapatkan pelayanan persalinan sesuai standar; setiap bayi baru lahir mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar. Dalam konteks kasus ibu melahirkan Paulina Herlince, Amelia mencurigai pihak RSUD TTS tak mengikuti standar, sehingga berakibat pasien tersebut meninggal.

"Ini kasus bukan sekali dua kali terjadi. Sudah sering terjadi di beberapa rumah sakit baik pemerintah dan swasta. Kita ingin tahu apa yang dilakukan tim pengawas RS sekarang," tegasnya.

Amelia juga mewanti-wanti Pemerintah Daerah yang memiliki kewenangan pelayanan dasar. Dan ini, lanjut Amelia, merupakan kewajiban bagi pemerintah daerah untuk menjamin setiap warga negara memperoleh kebutuhan dasarnya; serta berlaku secara nasional.

Konsekuensi dari itu, sambung Amelia, Pemda diharapkan memastikan tersedianya sumber daya baik itu berupa sarana, prasarana, alat, tenaga dan uang/biaya yang cukup agar proses penerapan SPM berjalan kuat.

"SPM merupakan hal minimal yang harus dilaksanakan oleh Pemda untuk rakyatnya, maka target SPM harus 100% setiap tahunnya. SPM juga merupakan salah satu program strategis nasional sehingga harus menjadi perhatian," ujarnya.

Sementara, suami Paulina, Jemsius Taneo menyesalkan sikap pihak RSUD TTS yang berlarut-larut menangani Paulina. Jemsius menuturkan, istrinya sudah dibawa ke RSUD TTS pada Kamis (25/1) pagi. Namun ditolak karena alasan tak membawa surat rujukan dari Puskesmas Binaus. Padahal Paulina sudah kesakitan. Jemsius berusaha kembali ke Puskesmas Binaus, dalam perjalanan ia bertemu dengan kepala Puskesmas.

"Kepala Puskesmas menolak memberikan rujukan dengan alasan tidak mengenal Paulina. Jemsius langsung ke Puskesmas dan petugas minta pasien dibawa ke Puskesmas," ungkap Jemsius.[dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya