Berita

Fayakhun Andriadi/Net

Hukum

Fayakhun Bawa-bawa Nama Tb Hasanuddin Di Sidang Suap Bakamla

RABU, 31 JANUARI 2018 | 13:29 WIB | LAPORAN:

. Anggota Komisi I DPR RI, Fayakhun Andriadi membawa-bawa nama Bakal Calon Gubernur Jawa Barat, Tb Hasanuddin dalam sidang lanjutan suap pengadaan proyek satelit monitoring Bakamla, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (31/1).

Hasanuddin disebutkan Fayakhun sebagai orang yang mengenalkannya dengan Staf Ahli Kepala Bakamla RI Arie Sudewo, Ali Fahmi alias Fahmi Al-Habsy.

"Pada mulanya saya tidak kenal saudara Ali Fahmi, sampai dikenalkan teman saya senior Tb Hasanuddin sesama Komisi I. Saat itu, saya dikenalkan Komisi I sedang RDP kenalnya setelah itu," jelas Fayakhun dalam kesaksian untuk terdakwa Nofel Hasan.


Ali Fahmi, menurutnya, sama-sama berasal dari PDI Perjuangan seperti Tb Hasanuddin. Setelah dikenalkan, Fayakhun kemudian bertukar kontak dengan Ali Fahmi.

"Dia meminta nomor saya setelah itu beliau agresif menghubungi saya," jelasnya.

Ali Fahmi, kata Fayakhun, juga pernah meminta untuk bertemu. Karena tidak enak dengan Tb Hasanuddin, Fayakhun akhirnya menemui Ali Fahmi.

"Dia menyampaikan garis besar Bakamla ini perlu dikuatkan karena ada pencurian ikan," tandas Fayakhun.

Ali Fahmi sebelumnya disebut-sebut sebagai inisiator proyek yang berujung korupsi tersebut. Ali Fahmi juga disebut-sebut merupakan sosok yang mengajak pengusaha Fahmi Darmawansyah main proyek di Bakamla. Selain melobi, dia juga turut mengatur siapa pemenang lelang proyek.

Baca: Eva Sundari Dan Fayakhun Andriadi Keserempet Suap Bakamla

Ali Fahmi juga pernah menjadi staf Eva Sundari saat menjabat Anggota Staf Khusuf Andrinof Caniago ketika masih menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Ketua Badan Perencanaan Nasional. Eva sendiri sebelumnya sempat disebut dalam persidangan sebagai salah satu pihak yang kecipratan uang terkait proyek satelit pemantau di Bakamla. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya