Berita

Andi Yuslim Patawari/Dok

Nusantara

Reklamasi Jakarta Jadi Bahan Disertasi Doktoral Unpad

SELASA, 30 JANUARI 2018 | 15:03 WIB | LAPORAN:

Polemik reklamasi teluk Jakarta yang berkepanjangan sampai hari ini belum  ada titik temu antara pengusaha, pemerintah, dan nelayan.

Hal ini yang mendasari mantan ketua DPP KNPI bidang Kelautan Perikanan, Andi Yuslim Patawari melakukan penelitian disertasi tentang reklamasi teluk Jakarta.

"Sebagai peneliti, saya tidak menganggap reklamasi sebagai sebuah megaproyek yang menjadi polemik sampai hari ini," ujar mahasiswa Program Doktor Universitas Padjadjaran Bandung ini.


Andi Yuslim menjelaskan, penelitian disertasinya yang mengambil judul "Dampak Reklamasi Terhadap Sosial Ekonomi Perikanan di Teluk Jakarta" ini mengedepankan pendekatan ilmu pengetahuan dan melibatkan para pakar di bidangnya. Hasilnya nanti menganalisa dampak positif dan negatif reklamasi teluk Jakarta terhadap nelayan.

"Saya harapkan hasil penelitian akan menjadi rekomendasi kepada semua pihak agar ada solusi terbaik dan tepat untuk nelayan yang ada di teluk Jakarta," pintanya.

Andi Yuslim Patawari yang juga ketua LSP Politani Pangkep telah menyelesaikan Seminar Usulan Riset untuk melanjutkan penelitian sebagai proses akademik mendapatkan gelar doktor di Unpad.

Sudirman Saad selaku pembahas eksternal dalam seminar tersebut pun berpesan, judul desertasi ini harus mencerminkan telaah akademis dan tidak terseret ke dalam polemik yang terjadi.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya