Berita

Foto: Merah Putih

Nusantara

Cemindo Gemilang Donasi Semen Untuk Korban Gempa

SELASA, 30 JANUARI 2018 | 10:57 WIB | LAPORAN:

Gempa bumi berkekuatan 6,1 skala richter yang melanda Banten dan sekitarnya mengakibatkan ribuan rumah di Kabupaten Lebak rusak.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, gempa besar yang terjadi Selasa (23/1) itu mengakibatkan total 1.269 rumah mengalami kerusakan. Dari jumlah ini, sebanyak 146 unit rumah rusak parah dan 1.123 unit lainnya rusak ringan.

PT Cemindo Gemilang, produsen semen merek Semen Merah Putih yang beroperasi di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, pun tergerak untuk memberikan bantuan langsung kepada para korban.


"Melihat kondisi masyarakat, sulit jika kami hanya berpangku tangan. Karena itu, kami dari CSR PT Cemindo Gemilang segera bergerak, berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melihat apa saja yang bisa kami bantu untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah itu," ujar
Budi Nurzaman dari CSR Plant Bayah PT Cemindo Gemilang

Menurut dia, bantuan yang disalurkan berupa donasi semen dan sembako yang disistribusikan kepada wilayah yang terdampak.

"Bantuan kami ini lebih didasarkan pada kepedulian sosial dan diharapkan dapat meringankan kesulitan masyarakat yang tertimpa bencana," jelasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh BPBD Kabupaten Lebak, gempa besar yang melanda Lebak Banten pada Selasa (23/1) mengakibatkan 1.269 rumah mengalami kerusakan. Dari jumlah itu, sebanyak 146 unit rumah rusak parah dan 1.123 unit lainnya rusak ringan.

"Semua rumah yang mengalami kerusakan tersebar di 17 kecamatan," kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Lebak Madias.

Warga yang rumahnya mengalami kerusakan tersebar di 17 kecamatan antara lain Wanasalam 63 unit, Bayah 142 unit, Panggarangan 92 unit, Cilograng 149 unit, Lebak Gedong 66 unit, Cimarga lima unit, dan Sajira satu unit. Begitu juga di Kecamatan Cirenten 17 unit, Cihara lima unit, Bojongmanik 15 unit, Cijaku 23 unit, Cigemblong sembilan unit, Malingping 549 unit, Cileles satu unit, dan Muncang 10 unit.

Kerusakan juga dialami puluhan bangunan sekolah SD, SMP, dan MA, juga tempat ibadah.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya