Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Driver Taksi Online "Konser Iwan Fals" Di Depan Kantor Kemenhub

SENIN, 29 JANUARI 2018 | 16:06 WIB | LAPORAN:

. Di sela-sela orasi menyampaikan tuntutan aksi, ribuan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Nasional Driver Online (Aliando) bernyanyi dan berjoget di depan kantor Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (29/1).

Mereka berjoget sembari menunggu sepuluh perwakilan yang tengah berdialog dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk menyampaikan tuntutan pencabutan Permenhub No.108/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Umum Tidak Dalam Trayek.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, saat ini hujan deras tengah mengguyur DKI Jakarta, termasuk di tempat pengunjuk rasa berdemo.


Hujan deras seakan tidak menyurutkan semangat mereka dalam menyuarakan tuntutan pembatalan pemberlakukan Permenhub tersebut pada 1 Februari nanti.

Mereka tetap semangat sambil menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan kritikan yang dipopulerkan oleh penyanyi ternama, Iwan Fals. Suasana demo pun sudah seperti konser tunggal penyanyi bersuara fales itu.

Pemutaran lagu-lagu itu sebenarnya tidak hanya untuk membunuh waktu sembari menunggu sepuluh rekan mereka yang tengah berdialog. Aksi itu sebenarnya juga untuk memenangkan situasi.

Dimana, di seberang, salah satu ruas Jalan Medan Merdeka Barat yang tidak diblokir, yakni dari arah Istana Negara ke arah Bundaran HI, beberapa driver taksi online sudah mulai melakukan aksi sweeping atas rekan mereka sesama driver yang bukannya ikut aksi, tapi malah masih asyik narik penumpang.

Setelah lagu-lagu Iwan Fals itu diputarkan melalui pengeras suara, beberapa peserta yang tadinya melakukan aksi sweeping pun langsung bergabung untuk berjoget. Mobil-mobil yang sempat tidak boleh lewat kembali dipersilahkan melanjutkan perjalanan. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya