Berita

Tri Rismaharini/Net

Nusantara

Kerap Dampingi Puti, Risma Diprotes DPRD

Pilgub Jawa Timur
SENIN, 29 JANUARI 2018 | 10:53 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Anggota Komisi A (bidang Hukum dan Pemerintahan) DPRD Kota Surabaya mem­protes aktivitas Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang kerap kali mendampingi bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Puti Guntur Soekarno saat safari politik di wilayahnya.

"Jika ingin mendampingi calon bersafari politik, idealnyakepala daerah berkonsultasi dengan gubernur. Pasalnya, ketika masa kampanye, izin itu turunnya melalui gubernur," kata Ketua Komisi A DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto, kemarin.

Menurut Herlina, kepala daerah dan wakilnya seyogyanya meminta persetujuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui gubernur jika jadi juru kampanye. Karena saat ini belum memasuki masa kampanye, ia mengharapkan, Risma, sapaan akrab Walikota Surabaya itu menkonsultasikan kegiatannya itu ke Kemendagri melalui gubernur.


Politisi Partai Demokrat ini menegaskan, apabila me­masuki masa kampanye, tugas KPU dan panwas harus lebih jeli mencermati siapa saja yang jadi juru kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gu­bernur Jatim.

"Apakah mereka mengantongi izin cuti? Tentunya izin cu­ti dari jabatannya atau izin dari instansi yang ada di atasnya," ujarnya.

Meski demikian, Herlina mengaku sejauh ini dirinya belum melihat keluhan masyarakat terkait kegiatan Walikota Surabaya mengikuti cawagub Puti Guntur Soekarno, apakah menganggu tugasnya selaku kepala daerah.

"Tapi untuk pastinya apa yang dilakukan wali kota masuk kategori kampanye atau tidak bisa konsultasi ke guber­nur," kata Ketua Bappilu Partai Demokrat Surabaya ini.

Menanggapi hal itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Surabaya Adi Sutarwijono mengakui, kepala daerah maupun wakilnya wajib mengajukan cuti jika mengi­kuti kampanye atau jadi juru kampanye.

Tapi, Adi menegaskan, masa kampanye tiba ketika sudah ada penetapan pasangan calon, dan nomor urutnya. Penetapan pasangan cagub dan cawagub Jatim sesuai jadwal berlang­sung 12 Februari mendatang.

Adi menerangkan, kegia­tan yang dilakukan Walikota Surabaya Tri Rismaharini bersama Puti Guntur Soekarno pada Senin (22/1), berkaitan dengan diskusi kebijakan yang dijalankannya selama memimpin Kota Surabaya.

"Bu Risma tidak mengajak memilih, tapi membuka ruang untuk mendiskusikan kebijakan pembangunan dan pemerintah­annya," kilah Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini.Adi menyebut, kegiatan Risma mendampingi Cawagub Puti yang diusung PKB, PDIP, PKS, dan Gerindra itu tidak masalah karena mereka ber­dua adalah teman.

Di samping itu, sesama kader PDIP yang bertugas di pemerintahan memberikan kontribusi adalah hal wajar. "Mengenai rutinitas beliau terganggu atau tidak. Saya kira ka­lau meluangkan waktu berarti tidak terganggu," ungkapnya.

Adi menambahkan, sia­papun boleh menimba ilmu dari Walikota Surabaya. Hanya saja, keputusan untuk bisa tidaknya memberi ruang dan waktu bergantung pada yang bersangkutan. ***

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya