Berita

Foto/Net

Nusantara

Perkuat Konektivitas Antar Pulau, Klungkung Bangun Pelabuhan Segitiga Emas

SENIN, 29 JANUARI 2018 | 01:57 WIB | LAPORAN:

Demi memperkuat konektivitas antara kawasan Klungkung daratan dengan Nusa Penida, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung tengah merancang pembangunan pelabuhan yang beri nama Pelabuhan Segitiga Emas.

Pelabuhan ini rencananya dibangun di tiga titik strategis pada tahun 2018. Yakni, masing-masing di kawasan Pantai Pesinggahan, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan (Klungkung daratan), Pantai Sampalan, Kecamatan Nusa Penida dan Pantai Bias Munjul, Nusa Ceningan, Kecamatan Nusa Penida.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjelaskan, saat ini, pengembangan pelabuhan Pesinggahan dan pelabuhan Bias Munjul sudah masuk di tahap Detail Engineering Design (DED). Sedangkan, pengembangan pelabuhan Sampalan sudah  tahap DED, UKL/ULP dan Master Plan.


"Saya sangat mendorong  percepatan pembangunan pelabuhan Segitiga Emas. Tujuan dari pembangunan pelabuhan ini adalah sebagai pintu gerbang untuk memperkuat konektuvitas ekonomi antara Klungkung Daratan dengan Nusa Penida," jelas Suwirta kepada wartawan, Minggu (28/1).

Ditengah pesatnya perkembangan pariwisata di Nusa Penida saat ini, pembangunan pelabuhan yang memadai sangat dibutuhkan. Dengan adanya pelabuhan Segitiga Emas diharapkan mampu mengurangi kerusakan biota laut dipesisir pantai, akibat dari banyaknya area pantai yang digunakan sebagai pelabuhan tradisional.

"Dalam pengoperasian dermaga nantinya akan dikelola oleh Badan Pengelola dengan gaya swasta, dengan begitu manajemen dan pelayanan kepada pengguna maupun pengusaha kapal boat diharapkan menjadi lebih baik. Pelabuhan ini juga sebagai salah satu cara untuk menjaga kelestarian biota laut di pesisir pantai," tegas Suwirta.

Dia juga berharap agar dengan adanya pelabuhan tersebut dapat memberikan kelancaran disrtribusi barang maupun penumpang.

"Dengan adanya pelabuhan di setiap pulau juga menjadi sarana pengawasan barang atau pengunjung yang memasuki pulau, sekaligus pendataan kunjungan di pulau Nusa Penida," demikian Suwirta. [nes] 

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya