Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pemerintah Kudu Serius Tangani Masalah Limbah Tinja

SENIN, 29 JANUARI 2018 | 00:07 WIB | LAPORAN:

Ketua Komite II DPD Parlindungan Purba meminta Pemerintah terus menjalankan program pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di daerah-daerah. Program tersebut amat penting mengingat masalah limbah rumah tangga saat ini menjadi persoalan serius bagi lingkungan.

Menurutnya pembangunan IPLT amat penting untuk menuju target 100-0-100 (100 persen sanitasi, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 persen akses air minum) yang ditetapkan.

"Menurut data Pemerintah saat ini, capaian sanitasi di Indonesia tahun 2017 baru mencapai 76,37 persen. Sedangkan akses air minum baru 72,04 persen," ujar Parlindungan disela acara. Minggu (28/1).


Jumat pekan kemarin, Parlindungan ikut mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani meresmikan IPLT Kota Medan dan Sistem Penyediaan Air Minum Skala Ibu Kota Kecamatan (IKK) Kabupaten Serdang Bedagai, Launching Layanan Sambungan Rumah Air Minum Online, dan Soft Launching Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) di Kota Medan, Sumatera Utara.

Kata Parlindungan, kehadiran tempat penampungan dan pengolah limbah di Medan amat penting dalam upaya penyelamatan lingkungan (sanitasi). Untuk Kota Medan, dengan asumsi penduduk sekitar 2,5 juta jiwa dan estimasi perjiwa membuang tinja sekitar 0,5 kilogram perhari, berarti ada 1.250 ton tinja yang dihasilkan dalam sehari. Tanpa ada pengolahan, hal tersebut tentu akan menjadi masalah di kemudian hari.

"Tentunya ini harus disikapi, salah satunya dengan pembangunan tempat penampungan dan pengolahan limbah tinja. Ini membutuhkan kerja sama lintas sektor agar tinja itu selanjutnya dapat diolah menjadi aman dan diusahakan menjadi sumber energi ke depannya seperti briket maupun pupuk yang ada baku mutunya," jelas Parlindungan.

Parlindungan juga mengingatkan Pemerintah untuk terus mengedukasi masyarakat. Demikian juga untuk masyarakat Kota Medan. Masyarakat harus dipahamkan bahwa limbah padat seperti tinja ini harus dimanage dan diolah dengan baik.

"Untuk menjaga lingkungan dan menuntaskan program 100-0-100, peran masyarakat dan seluruh stakeholder sangat diperlukan," tambahnya.

Di acara itu, hadir juga Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, dan Anggota DPR Sofyan Tan.

Tengku mengapresiasi hadirnya IPLT Medan. Dia pun berharap ada penambahan. Menurutnya, minimal ada empat lagi IPLT sejenis di Sumatera Utara disamping pengolahan limbah perpipaan yang sudah ada selama ini. [nes]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya