Berita

Net

Kesehatan

Satu Kasus Difteri Ditemukan Di Pontianak

MINGGU, 28 JANUARI 2018 | 20:59 WIB

Hingga saat ini tercatat satu kasus difteri dari empat kasus terduga difteri di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

"Kami sudah melakukan langkah cepat, dengan mendatangi empat tempat tinggal tiap pasien terduga difetri tersebut dan melakukan diimunisasi massal, termasuk di sekolahnya pasien tersebut," kata Kadis Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu, Minggu (28/1).

Dia menjelaskan, pihaknya sudah mendapatkan surat dari Kemenkes bahwa Kota Pontianak merupakan salah satu kabupaten/kota di Indonesia yang harus melakukan Outbreak Response Immunization (ORI) atau ORI adalah salah satu upaya penanggulangan kejadian luar biasa (KLB) suatu penyakit dengan pemberian imunisasi.


"Tindakan itu sebagai strategi untuk mencapai kekebalan individu dan komunitas hingga sekitar 90-95 persen, sehingga KLB difteri bisa diatasi, yang dilakukan di bulan Juli hingga Agustus 2018, dan Februari 2019," ujar Sidiq.

Menurutnya, karena masih ada beberapa bulan lagi, sejak awal tahun dirinya telah memerintahkan masing-masing Puskesmas melakukan imunisasi kepada anak-anak yang tidak, atau belum mendapatkan imunisasi secara lengkap. Malah sudah ada posko pelayanan imunisasi di tiap Puskesmas.

"Kota Pontianak akan mendapatkan jatah vaksin sekitar 90 ribu sasaran dan ini gratis," kata Sidiq.

Dia menambahkan, berkaitan dengan difteri, anak di bawah satu tahun harus tiga kali diimunisasi. Imunisasi kembali diberikan saat umur 18 bulan, dan ketika di Sekolah Dasar.

"Difteri disebabkan oleh bakteri. Penyakit itu sangat mudah menular, bahkan air ludah, bisa jadi media penularan. Penyakit ini tergolong berbahaya dengan angka kematian sekitar 10 persen," imbuh Sidiq, seperti dikutip Antara. [wah] 

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya