Berita

Net

Nusantara

DPD Salurkan Bantuan Korban Campak Dan Gizi Buruk Asmat

MINGGU, 28 JANUARI 2018 | 18:07 WIB | LAPORAN:

Kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua menjadi keprihatinan bangsa Indonesia.

Melihat hal tersebut, DPD RI melalui Komite III dalam fungsi pengawasannya turut menyalurkan bantuan kepada korban, Minggu (28/1).

Ketua Komite III Fahira Idris menjelaskan, pihaknya sebagai lembaga yang mewakili kepentingan daerah berusaha untuk melakukan kegiatan pengawasan terkait KLB di Asmat. Sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi yanag terjadi di Kabupaten Asmat Provinsi Papua.


"Kejadian luar biasa campak dan gizi buruk yang terjadi di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua merupakan musibah kesehatan yang tidak hanya dirasakan oleh penduduk setempat. Tapi juga dirasakan keprihatinannya oleh seluruh rakyat Indonesia," ungkapnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat mencatat, setidaknya sudah 63 anak meninggal dunia sejak September 2017. Data itu didapat dari hasil pendataan yang dilakukan oleh empat tim terpadu penggulangan campak dan gizi buruk.

Dari keseluruhan korban, empat orang meninggal di RSUD Agats dan 59 anak yang meninggal berasal dari tiga distrik yaitu Fayit, Aswi dan Pulau Tiga. Data terakhir dari RSUD Agats, Kabupaten Asmat terdapat total kasus gizi buruk dan campak sebanyak 568 kasus, sedangkan yang menjalani rawat jalan sebanyak 393 kasus.
 
"Dalam pandangan Komite III DPD, penanganan KLB campak dan gizi buruk ini harus dilakukan secara cepat, tepat, terencana. Dan dilakukan secara terpadu lintas instansi dan lembaga," lanjut Fahira. [wah]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya