Berita

Nusantara

Pemkab Tangerang Pantau 25 Anak Kurang Gizi Di Kronjo

MINGGU, 28 JANUARI 2018 | 16:28 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Kabupaten Tangerang mengakui ada sedikitnya 25 anak di Desa Kronjo yang tumbuh tidak seperti anak- anak lain di usianya alias kekurangan gizi.

Menurut Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, kondisi anak-anak itu kini dalam pantauan tim medis Puskesmas Desa Kronjo.

Untuk meningkatkan kesehatan puluhan anak tersebut, terus diberikan suplemen dan vitamin gratis. Sedangkan untuk orang tua dan keluarga akan mendapatkan penyuluhan soal pentingnya gizi bagi pertumbuhan anak.


"Kami Pemkab Tangerang akan membantu semua anak-anak kami ini sampai pulih seperti anak-anak lainnya," kata Ahmed kepada wartawan, Minggu (28/1/17).

Sementara itu, Dedeh selaku salah satu relawan yang peduli anak kurang gizi di Desa Kronjo mengaku sudah membujuk para orang tua untuk datang ke Puskesmas dan rumah sakit. Namun, tidak semua orang tua paham dan rela anaknya dibawa ke rumah sakit.

"Alasan mereka kurang wawasan dan malu dengan kondisi sang anak menjadi salah satu penyebabnya," kata Dedeh

Diketahui, pentingnya asupan gizi bagi anak di masa golden age atau usia 1-5 tahun menjadi penentu dalam masa pertumbuhan dan kesehatan. Untuk itu, orang tua harus mau belajar dan mencari tahu kandungan gizi yang dibutuhkan anak berdasarkan usianya.

Meski persoalan pertumbuhan anak menjadi bagian dari tugas pemerintah, tapi peran aktif orang tua dan keluarga dalam memahami pentingnya asupan gizi menjadi kunci kelangsungan hidup dan pertumbuhan anak. [wah]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya