Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Butuh Dana, Mahasiswa PLN Buka Donasi Untuk Teknologi PLTB

MINGGU, 28 JANUARI 2018 | 09:27 WIB | LAPORAN:

Himpunan Mahasiswa Mesin S-1 Teknik PLN (AMM), Sekolah Tinggi Teknik PLN, Cengkareng, Banten mengembangkan alat pembangkin listrik berbasis energi terbarukan.

Alat pembangkit listrik yang memanfaatkan daya angin dengan nama Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) ini dipajang di area car free day (CFD), Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu pagi (28/1).

"Alat ini kami kembangkan sejak 2012 yaitu satu set controller, win turbin dan panel surya. Nantinya ini akan kami pasang di Desa Cicapit, Bogor karena di sana kami lihat kecepatan anginnya mendukung," ujar salah satu anggota tim, Bagus Sumadi kepada Kantor Berita Politik RMOL di lokasi.


Bagus menuturkan bahwa untuk pembuatan satu set alat tersebut diperlukan biaya sekitar Rp 15 juta. Ia bersama tim berharap ada donasi demi percepatan pengembangan dan mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi gas buang dengan menggunakan energi terbarukan.

"Mungkin dari instansi-instansi ada yang mau membantu mengembangkan energi terbarukan ini. Dengan ini bisa membantu mengurangi emisi gas buang yang sekarang sudah semakin parah," jelasnya.

Untuk info lebih lanjut tentang donasi dan bantuan bisa diakses melalui www.kitabisa.com/cicapitterang.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya