Berita

Nusantara

Sispala Jakarta Minta Pergub Ekstra Kurikuler Direvisi

MINGGU, 28 JANUARI 2018 | 00:56 WIB

. Siswa Pencinta Alam (Sispala) DKI Jakarta meminta Pergub Nomor 179 tahun 2015 Tentang Ekstra Kurikuler direvisi. Sispala juga meminta Surat Edaran Kadis Pendidikan Provinsi DKI tentang Larangan Berkegiatan Luar Kota dicabut.

Demikian antara lain keputusan rapat akbar Sispala DKI Jakarta. Rapat didukung para alumni dari berbagai Sispala. Ditegaskan bahwa sudah banyak ekskul pecinta alam sekolah yang dibekukan akibat kebijakan pelarangan berkegiatan di luar Jakarta.

Reiza Patters alumni Pattupamma/SMA 47 Jakarta mengatakan, faktor kepercayaan dari pihak sekolah dan pemerintah terhadap Sispala dalam mengelola resiko kegiatan menjadi hal penting.


"Dengan membuat kurikulum pelatihan yang ajeg, menghindari bully dan perploncoan serta membangun kompetensi yang baik dalam hal manajemen resiko, manajemen perjalanan dan safety procedure berkegiatan di alam bebas," kata Reiza dalam keterangan pers yang diterima, Sabtu (27/1).

Adjie Rimbawan alumni Tepepa SMK 26 Jakarta menjelaskan, kepencintalaman dan kepetualangan yang sesuai dengan filosofi kepencintalaman serta prosedur yang berlaku akan membawa kita kepada pembinaan karakter diri dan bangsa.

"Saat persoalan standar tersebut diselesaikan, akan lebih mudah membangun kepercayaan sekolah, pemerintah dan orang tua para sispala agar dapat berkegiatan lebih baik. Namun begitu, pemerintah juga harus berikan ruang bagi mereka untuk bisa berkegiatan dan berlatih dengan baik, agar mereka bisa melatih diri dan selalu mampu mempersiapkan diri menghadapi resiko dalam setiap kegiatan alam bebas," kata Adjie Rimbawan.

Melihat kenyataan dan fakta tersebut, ide untuk melahirkan forum bersama sispala Pencinta Alam dan alumni untuk menyatukan seluruh insan dan Organisasi Pencinta Alam se DKI Jakarta menjadi sebuah keharusan dan sangat penting.

Muhammad Gunawan atau yang akrab disapa Kang Ogun, anggota senior Wanadri menegaskan ekstra kulikuler pencinta alam di tingkat SMA harus ada.

"Dari sini terbangun karakter yang sekarang diharapkan oleh negara Indonesia. Manusia yang berani, pantang menyerah, terus berjuang, riang gembira, berpikir dan bertindak positif," katanya.

Menurutnya, mengembangkan sikap positif, dan terus menggali potensi yang menjadi asset kita untuk berguna buat lingkungan sekolah, teman, masyarakat.

Rapat akbar Sispala juga menghasilkan beberapa keputusan dan kesimpulan lainnya, yakni standarisasi kurikulum ekskul pencinta alam agar tidak ada pembullyan terhadal anggota pencinta alam; membentuk jaringan kordinasi dalam Forum alumni sispala dalam pendampingan dan pengawasan ekskul Sispala; dan membangun kesepahaman dengan stakeholder dan instansi yang terkait dengan ekskul Sispala dan alumni.[dem[

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya