Berita

Foto/RMOL

Hukum

Alumni 212 Minta Jokowi Tidak Halangani Kepulangan Rizieq

SABTU, 27 JANUARI 2018 | 11:45 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni 212, Eggi Sudjana meminta Presiden Joko Widodo tidak menghalangi kepulangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab dari Arab Saudi ke Tanah Air.

"Jadi kita sekarang meminta dengan hormat kepada Presiden, sudahlah Rizieq kan anak bangsa juga, rakyatnya Jokowi juga," kata Eggi di Masjid Al-Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1).

Baca: 21 Februari 2018, Rizieq Shihab Bakal Pulang Ke Indonesia


Dia juga meminta kepada Presiden agar tidak memerintahkan Polri untuk melakukan penangkapan terhadap Rizieq saat di bandara. Jika itu terjadi, maka dia tidak bisa menjamin situasi, saat ribuan simpatisan yang datang menjemput Rizieq marah.

"Kita imbau kepada Presiden Jokowi, polisi kan tunggu perintah Presiden. Pasti kontraproduktif kalau kita ribut diantara kita," ujar Eggi.

Eggi mengaku pihaknya tidak bisa membendung para simpatisan yang ingin datang untuk menjemput Rizieq di bandara. Dia berharap agar kepulangan Rizieq disambut dengan baik dan tidak ada penahanan.

"Pulang disambut dengan baik jangan ditahan. Karena kita mampu menggerakan orang atas izin Allah, partai-partai itu semuanya kalau ngumpulin orang kayak di Monas belum tentu bisa," ujarnya.

Egi menjelaskan, mengapa pihaknya meminta agar Polri tidak melakukan penangkapan, karena selama menjadi pengacara Rizieq, Eggi teleh meminta agar perkara chat mesum yang diduga melibatkan Rizieq segara dilakukan gelar perkara, sehingga cara itu bisa menentukan siapa yang bersalah dan tidak.

"Ini enggak, padahal itu Peraturan Kapolri Nomor 14/2012, perintah untuk gelar perkara," tutupnya. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya