Berita

Politik

Di Depan Gong Perdamaian Ambon, AHY Ajak Masyarakat Bersatu

JUMAT, 26 JANUARI 2018 | 17:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Terlalu mahal biaya yang harus kita tanggung sebagai bangsa jika terjadi konflik antar kita sendiri, baik konflik horizontal maupun konflik komunal.

Hal tersebut dijelaskan Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di depan Monumen Gong Perdamaian Dunia, Ambon City Center, Maluku, Kamis (25/1).

"Tetapi tentu kita semua sudah jauh, jauh lebih baik, dan kita mudah-mudahan senantiasa dipersatukan oleh kepentingan bersama kita, karena kita ingin masyarakat kita semakin sejahtera, semakin maju ke depan," seru AHY.


Hanya dengan bersatu, kata dia, Indonesia dapat mewujudkan kejayaan di masa depan.

"Kita harus menghindari segala bentuk pertikaian. Mari kita bergandengan tangan untuk menyongsong masa depan Indonesia, masa depan yang emas. Dan itu semua membutuhkan sinergi, kolaborasi antar seluruh elemen bangsa, dan juga antar daerah," terang AHY di hadapan Gubernur Maluku Said Assagaff dan ratusan warga.

AHY mengaku sangat senang bisa berkunjung ke Ambon.

"Saya baru saja tiba di Ambon Manise ini. Ini pertama kalinya saya datang ke sini. Dan saya merasa begitu terhormat berada dalam satu panggung bersama-sama masyarakat Ambon," ujar AHY.

"Saya juga berpesan kepada pemuda-pemudi yang cantik dan ganteng ini, mudah-mudahan para pemuda Ambon, Maluku, dan Indonesia selalu memiliki keberanian untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan. Jangan pernah takut untuk gagal, jangan pernah takut kalah. Hidup adalah perjuangan dan proses, pasti ada suka dan dukanya, ada jatuh ada bangunnya," tuturnya.

Di halaman depan monumen Gong Perdamaian, AHY menanam pohon Gayam sebagai salah satu wujud komitmennya terhadap pelestarian lingkungan.

AHY tiba di Bandar Udara Pattimura, Ambon, Maluku setelah menempuh penerbangan selama lebih kurang 50 menit dari Sorong, Papua Barat. Di bawah langit biru dan mentari yang cerah, AHY disambut tari Sawat dan tari Lenso. Dari bandara, AHY menuju Masjid An-Nur di Desa Batu Merah sebelum ke Monumen Gong Perdamaian. Dalam perjalanan, AHY singgah sejenak di Jembatan Merah-Putih yang indah.

Setiba di masjid yang dibangun tahun 1575 ini, AHY diterima Kepala Desa Adat Batu Merah Raja Abdurahman Walla dan Imam Masjid Ustad Usman Oey, diiringi Hadrah shalawat Nabi Muhammad SAW yang dilantunkan bergantian oleh 200-an jamaah masjid berpakaian serba putih. Setelah mengambil wudhu, AHY berziarah ke makam Habib Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Aqil bin Syech Abubakar didampingi Imam Masjid dan Gubernur Maluku Said Assagaff yang sudah mendampingi sejak kedatangan AHY di bandara.

Seusai ziarah, AHY menerima cinderamata berupa Kaligrafi Ayat Kursi yang dibuat di atas kulit kerang, karya pengrajin Batu Merah.[dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya